Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran
Vol 5, No 3 (2026): September

Edukasi Low Back Pain Myogenic dengan Pendekatan William Flexion Exercise pada Lansia di Posyandu Menur, Kelurahan Mojolangu

Agustin Putri Adhyani (Universitas Muhammadiyah Malang)
Rakhmad Rosadi (Universitas Muhammadiyah Malang)
Eleonora Elsa Sucahyo (UPT Puskesmas Mojolangu)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu masalah muskuloskeletal yang sering dirasakan oleh lansia sebagai akibat dari proses degenerasi dan penurunan kemampuan sistem gerak, yang berpengaruh pada terbatasnya aktivitas sehari-hari. Kondisi ini memerlukan upaya penanganan yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga promotif dan preventif di tingkat komunitas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para lansia tentang LBP myogenic melalui edukasi kesehatan dan pemberian William Flexion Exercise. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Menur RW XI, Kelurahan Mojolangu, Kota Malang. Metode pelaksanaan meliputi observasi keluhan nyeri, pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), pemberian edukasi kesehatan menggunakan media leaflet, diskusi yang melibatkan interaksi, serta penilaian melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa 4 dari 8 lansia mengalami keluhan LBP dengan intensitas nyeri sedang. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh indikator, dari tingkat pemahaman awal yang rendah pada pre-test hingga mencapai 100% pada post-test. Kesimpulannya, edukasi tentang kesehatan dan pelaksanaan Williams Flexion Exercise berjalan sukses dan memenuhi sasaran yang ditetapkan. Diharapkan bahwa latihan yang telah diberikan bisa dilakukan rutin untuk membantu meredakan rasa sakit pada bagian punggung bawah.Low Back Pain (LBP) is one of the musculoskeletal problems commonly experienced by older adults due to degenerative processes and decreased musculoskeletal function, which can limit daily activities. This condition requires management efforts that are not only curative but also promotive and preventive at the community level. This community service program aimed to improve older adults’ understanding of myogenic LBP through health education and the implementation of Williams Flexion Exercise. The activity was conducted at Posyandu Menur RW XI, Mojolangu Village, Malang City. The methods included observation of pain complaints, measurement of pain intensity using the Numeric Rating Scale (NRS), health education using leaflets, interactive discussions, and evaluation through pre-test and post-test assessments. The evaluation results indicated that 4 of the 8 elderly participants reported low back pain (LBP) complaints with moderate pain intensity. In addition, there was a significant increase in knowledge across all indicators, from a low level of understanding in the pre-test to 100% achievement in the post-test. In conclusion, health education and the implementation of Williams Flexion Exercise were carried out successfully and achieved the intended objectives. It is expected that the exercises provided can be performed routinely to help reduce lower back pain. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

abdimasku

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Nursing Public Health Veterinary

Description

Jurnal ABDIMAS-KU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran is a peer-reviewed journal that includes the study of the development and application of science and technology aimed at publishing the results of community service activities in the field of: 1. Human resource development in medical and ...