Pendidikan Arab Pra-Islam seringkali dipandang sebagai masa kegelapan. Namun secara historis memiliki akar tradisi yang kuat memengaruhi khasanah keilmuan setelahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dominan yang membentuk karakteristik pendidikan Arab Pra-Islam, mendeskripsikan pola pendidikannya, dan menganalisis pengaruh tradisi tersebut terhadap perkembangan pendidikan Islam. Metode penelitian kualitatif dan pendekatan historis-filosofis (studi pustaka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan geografis yang keras, struktur kesukuan dan tradisi lisan menjadi determinan utama dalam pendidikan Pra-Islam. Karakteristik pendidikannya berfokus pada ketangkasan fisik, keutamaan keluarga, keahlian praktis dan bersastra. Studi ini juga menemukan adanya kontinuitas nilai di mana Islam tidak menghapuskan seluruh tradisi lama, melainkan melakukan transformasi dan purifikasi terhadap nilai-nilai seperti keberanian (muru’ah), loyalitas, dan kekuatan memori lisan sebagai fondasi awal dalam pelestarian wahyu dan hadis. Kesimpulannya, pendidikan Arab pra Islam yang bersumber masyarakat Arab yang telah memiliki kecakapan intelektual lisan yang tinggi kemudian berlanjut mempengaruhi pendidikan Islam hingga menjadi tradisi Islam saat ini.
Copyrights © 2026