Keterlibatan kerja merupakan salah satu unsur krusial dalam menunjang kelangsungan dan daya saing suatu organisasi. Rendahnya tingkat keterlibatan kerja masih menjadi persoalan yang dialami oleh berbagai organisasi, tidak terkecuali PT X Kota Bukittinggi. Studi ini bertujuan untuk mengkaji analisis nilai-nilai sosial terhadap keterlibatan kerja pada karyawan PT X Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, seluruh populasi sebanyak 30 karyawan dijadikan sampel penelitian. Data dihimpun melalui kuesioner dengan menggunakan instrumen Portrait Values Questionnaire dan Utrecht Work Engagement Scale untuk mengukur nilai-nilai sosial dan keterlibatan kerja. Pengolahan data menggunakan pendekatan structural equation modeling berbasis partial least squares, dengan bantuan aplikasi SmarPls Versi 4. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa nilai-nilai sosial memberikan peran negatif yang signifikan terhadap keterlibatan kerja, ditunjukkan dengan koefisien jalur sebesar -0,524, nilai t sebesar 4,251, dan nilai signifikansi 0,000. Nilai nilai sosial mampu menerangkan 27,4% variasi pada keterlibatan kerja, dengan effect size sebesar 0,378 yang tergolong kategori besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa, semakin tinggi nilai-nilai sosial yang dianut karyawan, semakin rendah pula kecenderungan untuk terlibat dalam pekerjaannya. Oleh karena itu, keselarasan antar nilai-nilai sosial karyawan dengan tuntutan pekerjaan perlu mendapat perhatian agar nilai personal tidak menjadi pemicu ketegangan yang dapat menurunkan tingkat keterlibatan kerja.
Copyrights © 2026