Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profil pelajar Pancasila dan pola asuh orang tua terhadap sikap toleransi peserta didik SD kelas V di Kecamatan Prambanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 277 peserta didik kelas V di Kecamatan Prambanan yang dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling dari populasi peserta didik kelas V se-Kecamatan Prambanan tahun pelajaran 2024/2025, dengan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui tiga instrumen kuesioner berskala Likert (1-4) yang mengukur profil pelajar Pancasila (8 butir), pola asuh orang tua (20 butir), dan sikap toleransi (12 butir), yang telah dinyatakan valid dan reliabel pada tahap uji coba instrumen dengan nilai reliabilitas berturut-turut sebesar 0,760, 0,810, dan 0,828. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 27, didahului dengan uji asumsi klasik (normalitas, multikolinieritas, dan heteroskedastisitas) yang seluruhnya terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil pelajar Pancasila berpengaruh signifikan terhadap sikap toleransi (β=0,522; t=9,386; sig=0,000), dan pola asuh orang tua juga berpengaruh signifikan terhadap sikap toleransi (β=0,376; t=6,748; sig=0,000). Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap sikap toleransi (F=392,771; sig=0,000), dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,741, yang berarti 74,1% variasi sikap toleransi peserta didik dapat dijelaskan oleh kedua variabel bebas tersebut, sedangkan sisanya 25,9% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Dapat disimpulkan bahwa profil pelajar Pancasila dan pola asuh orang tua merupakan dua faktor yang saling menguatkan dan perlu diperkuat secara sinergis, baik melalui pembiasaan di sekolah maupun penerapan pola asuh yang tepat di rumah, guna mengoptimalkan sikap toleransi peserta didik sekolah dasar.
Copyrights © 2026