Penelitian ini bertujuan menganalisis peran adopsi Artificial Intelligence (AI) dalam mendorong organizational agility pada UMKM di Indonesia serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka dan analisis tematik berdasarkan perspektif RBV, DCT, dan TOE. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI mendukung kemampuan sensing melalui pengolahan informasi pasar dan analisis tren konsumen, serta responding melalui otomatisasi pekerjaan, produksi konten pemasaran, personalisasi layanan, dan percepatan pengambilan keputusan. Namun, kontribusi AI terhadap organizational agility dipengaruhi oleh digital skills, agile leadership, dukungan manajemen, pembelajaran organisasi, dan dynamic capabilities. Adopsi AI juga menghadapi hambatan berupa keterbatasan pengetahuan, biaya, infrastruktur, kematangan digital, serta kekhawatiran hukum dan regulasi. Dengan demikian, adopsi AI menjadi titik masuk dalam penguatan organizational agility yang bergantung pada kesiapan dan kapabilitas organisasi UMKM.
Copyrights © 2026