Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana penerapan green finance dapat meningkatkan efisiensi operasional dan selanjutnya memengaruhi keberlanjutan usaha jangka panjang toko kelontong Madura yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, penelitian ini mengumpulkan data empiris melalui survei. Sampel penelitian terdiri atas 150 pemilik atau pengelola toko kelontong Madura yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.1.1.8. Hasil empiris menunjukkan bahwa green finance berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi operasional. Selanjutnya, efisiensi operasional menunjukkan pengaruh yang kuat, positif, dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha. Sebaliknya, pengaruh langsung green finance terhadap keberlanjutan usaha ditemukan tidak signifikan secara statistik. Hal yang penting, efisiensi operasional berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan antara green finance dan keberlanjutan usaha jangka panjang. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa green finance tidak secara langsung meningkatkan keberlanjutan usaha, tetapi nilai strategisnya sepenuhnya diwujudkan melalui peningkatan efisiensi operasional.
Copyrights © 2026