Penelitian tindakan kelas ini dimotivasi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas XI F-08 SMA Negeri 1 Kudus dalam materi teks argumentatif. Pretest yang dikerjakan oleh 32 dari 36 siswa menghasilkan nilai rata-rata 76,00 dengan penguasaan 46,88%, dan siswa mengalami kesulitan menjelaskan bagaimana opini, alasan, dan bukti saling berhubungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) yang dibantu infografis digital dan peningkatan aktivitas belajar serta hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan dan satu tes akhir siklus. Data dikumpulkan melalui tes, observasi aktivitas siswa, observasi implementasi guru, penilaian lembar kerja, teks argumentatif, dan proyek poster/infografis, dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintaks PjBL diterapkan dengan baik, dengan implementasi guru meningkat dari 80,00% dan 85,00% pada Siklus I menjadi 91,67% dan 95,00% pada Siklus II. Aktivitas siswa meningkat dari kategori baik (rata-rata 82,50%) menjadi kategori sangat baik (rata-rata 93,33%). Hasil belajar meningkat dari rata-rata 78,03 dengan penguasaan 54,55% pada Siklus I menjadi 91,67 dengan penguasaan 97,22% pada Siklus II, melampaui indikator penguasaan klasik 80%. Produk kelompok juga baik hingga sangat baik, dengan skor teks argumentatif rata-rata 87,67 dan skor infografis rata-rata 84,50. Dengan demikian, PjBL yang dibantu infografis digital meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa dalam materi teks argumentatif.
Copyrights © 2026