Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat memerlukan evaluasi kinerja rumah sakit secara berkala berdasarkan indikator kapasitas, pemanfaatan tempat tidur, efisiensi pelayanan rawat inap, dan mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil pengelompokan kinerja rumah sakit di wilayah Jakarta Pusat pada tahun 2024 dan 2025 menggunakan algoritma K-Means Clustering. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode data mining terhadap data 37 rumah sakit yang diperoleh dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat. Variabel yang digunakan meliputi Jumlah Tempat Tidur, Bed Occupancy Rate (BOR), Bed Turn Over (BTO), Turn Over Interval (TOI), Average Length of Stay (ALOS), Gross Death Rate (GDR), dan Net Death Rate (NDR). Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, pra-pemrosesan, normalisasi, dan proses clustering menggunakan algoritma K-Means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K-Means mampu mengelompokkan rumah sakit ke dalam tiga cluster berdasarkan karakteristik kinerja pelayanan. Perbandingan tahun 2024 dan 2025 menunjukkan adanya perubahan komposisi cluster pada beberapa rumah sakit. Hasil pengelompokan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi bagi rumah sakit dan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Copyrights © 2026