Penelitian ini menganalisis perubahan elevasi geometri hauling road sepanjang 3 km (STA 24+000 – STA 26+000) di PT Borneo Indobara serta dampaknya terhadap produktivitas Dump Truck Quester CWE 280. Pengukuran terestris menggunakan metode Real-Time Kinematic (RTK) GNSS, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Pearson dan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan longitudinal grade memenuhi standar Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 (≤8%). Namun, seluruh segmen mengalami deformasi kemiringan melintang (>3%). Persamaan regresi Y=27,315-1,969X (r=-0,523; R2=27,35%) membuktikan setiap kenaikan grade 1% menurunkan produktivitas 1,969 LCM/jam/unit. Rekayasa penimbunan (fill) dan perataan permukaan direkomendasikan untuk mengembalikan performa alat angkut
Copyrights © 2026