Perkembangan teknologi digital menuntut program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi literasi digital, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Islam agar teknologi dimanfaatkan secara beretika. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran Islamic Digital melalui platform ClassPoint pada mahasiswa PAI Kelas A, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap Ketua Program Studi, dosen pengampu, dan sepuluh mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling, yang kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai kejujuran, tanggung jawab, adab komunikasi digital, dan tabayyun berlangsung sistematis mulai dari perencanaan RPS, penyampaian materi melalui fitur interaktif ClassPoint, pembiasaan spiritual, hingga evaluasi akademik berbasis kejujuran. Faktor pendukungnya meliputi kebijakan kelembagaan, kompetensi dosen, dan media interaktif, sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan waktu, pengaruh media sosial, dan potensi penyalahgunaan kecerdasan buatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran digital berlangsung efektif apabila didukung kebijakan yang konsisten dan keteladanan dosen.
Copyrights © 2026