Budidaya rumput laut merupakan salah satu subsektor strategis perikanan budidaya yang berperan penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir dan mendukung industri pengolahan hasil laut. Kelembagaan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) menjadi instrumen penting dalam memperkuat kapasitas teknis, akses pasar, dan keberlanjutan usaha melalui pendekatan partisipatif. Pokdakan Buhung Erasa di Desa Lantibongan, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, merupakan contoh kelompok yang berkembang dari kelas Pemula menjadi kelas Madya dalam kurun waktu tiga tahun sejak didirikan pada 10 Juni 2020. Artikel tinjauan akademis ini bertujuan menganalisis perkembangan kelembagaan, kapasitas usaha, tantangan produksi, dan peran penyuluhan dalam mendukung keberlanjutan kelompok. Kajian menggunakan metode studi dokumen dengan sumber utama Profil Pokdakan Buhung Erasa Tahun 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok yang beranggotakan 10 orang ini mengelola lahan budidaya seluas 20.000 m² dengan komoditas utama Eucheuma cottonii, Eucheuma spinosum, dan Gracilaria. Tantangan utama meliputi keterbatasan modal, risiko penyakit ice-ice, dan kerentanan lingkungan, namun kelompok menunjukkan kapasitas adaptif yang baik melalui dukungan penyuluhan dan bantuan pemerintah.
Copyrights © 2026