Good Mining Practice (GMP) merupakan penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik untuk mendukung kegiatan pertambangan yang aman, efektif, efisien, dan patuh terhadap regulasi. Namun, dalam pelaksanaannya dapat ditemukan ketidaksesuaian teknis yang berpotensi memengaruhi produktivitas dan keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pemenuhan standar GMP pada aspek teknis di PT Putra Perkasa Abadi, Site Surya Kalimantan Sejati. Penelitian dilaksanakan pada 13 Juni hingga 13 Juli 2026 menggunakan metode kombinasi kualitatif dan kuantitatif (mixed methods). Data kualitatif diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta kajian regulasi dan kriteria penilaian GMP, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui pengukuran langsung terhadap parameter teknis dan perhitungan nilai assessment. Parameter yang dianalisis meliputi lebar jalan tambang dan jembatan, safety berm, drainase, cross fall, grade jalan, tikungan dan persimpangan, superelevasi, rambu dan jarak pandangan, alat gali-muat dan angkut, front tambang, serta disposal. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dua dari enam titik pengukuran lebar jalan memenuhi standar minimum 15,12 m. Safety berm pada titik perwakilan memiliki tinggi 1,80 m dan memenuhi standar minimum 1,125 m. Evaluasi ini menunjukkan ketidaksesuaian pada lebar jembatan, separator dan persimpangan, geometri front, serta disposal. Nilai assessment sebesar 89 dari 116 atau 76%, sehingga penerapan GMP aspek teknis berada pada kategori hampir memenuhi kriteria dan masih memerlukan penyempurnaan. Kata kunci: Aspek Teknis, Disposal, Front Tambang, Good Mining Practice, Jalan Tambang.
Copyrights © 2026