Ketahanan keluarga Islami merupakan fondasi penting dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, adaptif, dan berkelanjutan di tengah perubahan sosial serta perkembangan teknologi digital. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan pranikah sebagai fondasi ketahanan keluarga Islami dalam perspektif pendidikan keluarga Islam. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif melalui analisis terhadap literatur ilmiah, buku, dan hasil penelitian yang relevan mengenai pendidikan pranikah, pendidikan keluarga Islam, dan ketahanan keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan pranikah tidak hanya berfungsi sebagai persiapan administratif menuju pernikahan, tetapi merupakan proses pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, pembentukan karakter, serta pengembangan kompetensi hidup berkeluarga, meliputi komunikasi, penyelesaian konflik, pengelolaan ekonomi, kesehatan reproduksi, pengasuhan anak, literasi digital, dan kesiapan psikologis. Pendidikan pranikah juga berperan sebagai strategi preventif dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan kesiapan pasangan menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga. Pengembangan pendidikan pranikah perlu didukung oleh kurikulum yang terintegrasi, berbasis maqāṣid al-syarī‘ah, serta disertai pendampingan berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, pendidikan pranikah menjadi investasi pendidikan jangka panjang yang memperkuat ketahanan keluarga Islami dan mendukung terbentuknya generasi Muslim yang berkualitas.
Copyrights © 2026