Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Lingkungan Kerja Hijau, Komitmen Organisasi Hijau, dan Motivasi Kerja Hijau memengaruhi Kinerja Karyawan Berkelanjutan pada petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Kecamatan Senen. Sebanyak 120 responden petugas PPSU di Kecamatan Senen mengisi kuesioner sebagai bagian dari metodologi kuantitatif penelitian ini. Teknik pengambilan sampel jenuh digunakan, dan analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS. Pengujian mencakup model struktural maupun model pengukuran, dengan evaluasi terhadap validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan nilai R-square sebesar 0,702 untuk Kinerja Karyawan Berkelanjutan, ketiga variabel independen tersebut dapat menjelaskan 70,2% variasi kinerja. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa, dengan nilai p sebesar 0,000, Komitmen Organisasi Hijau memberikan pengaruh positif dan signifikan (koefisien 0,329), demikian pula dengan Motivasi Kerja Hijau (0,490) dan Lingkungan Kerja Hijau (0,421). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi kerja hijau, penciptaan lingkungan kerja yang mendorong aktivitas berkelanjutan, serta penguatan komitmen organisasi terhadap lingkungan dapat meningkatkan kinerja karyawan berkelanjutan.
Copyrights © 2026