Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai Ekofeminisme terhadap efektivitas model komunikasi pemasaran AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) pada produk kerajinan tangan daur ulang plastik. Beranjak dari permasalahan limbah plastik yang berdampak pada pencemaran lingkungan di Indonesia, penelitian ini menyoroti peran strategis perempuan dalam komunitas pengrajin daur ulang di Kabupaten Bogor yang mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi dengan mengedepankan nilai-nilai keadilan sosial dan pelestarian lingkungan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif yang didukung oleh data kuantitatif. Pengumpulan data melibatkan 100 responden yang terdiri dari pengrajin perempuan, pengelola komunitas, dan konsumen melalui instrumen kuesioner, wawancara mendalam, serta observasi. Data kuantitatif kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) melalui evaluasi outer model dan inner model. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Ekofeminisme memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keseluruhan dimensi AIDA, yaitu Attention, Interest, Desire, dan Action. Nilai-nilai Ekofeminisme terbukti mampu menarik perhatian pasar melalui narasi pemberdayaan, meningkatkan minat lewat kedekatan emosional dan desain yang inklusif, membangun hasrat konsumen melalui rasa tanggung jawab moral, serta mendorong tindakan pembelian sebagai bentuk konsumsi etis. Kesimpulannya, integrasi prinsip Ekofeminisme ke dalam strategi pemasaran berhasil merombak model AIDA konvensional dan mampu mengubah kesadaran lingkungan yang pasif menjadi tindakan pembelian yang aktif demi mendukung keberlanjutan hidup dan keadilan sosial.
Copyrights © 2026