Kesenian Kesenian Dongkrek merupakan warisan budaya tak benda dari Kabupaten Madiun yang memiliki nilai historis, filosofis, dan edukatif. Namun, pengenalannya kepada anak usia 7–11 tahun masih terbatas akibat minimnya media edukasi yang komunikatif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Perancangan ini bertujuan menghasilkan buku cerita bergambar sebagai media edukasi untuk mendukung pelestarian kesenian Dongkrek sejak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan metode Research-Based Design dan proses Design Thinking. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif serta didukung analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Hasil perancangan berupa buku cerita bergambar yang dilengkapi media pendukung, yaitu flashcard, poster, standing banner, stiker, keychain, kaos, dan pin. Berdasarkan hasil uji media, buku memperoleh respons positif dari guru dan anak serta dinilai layak sebagai media edukasi untuk memperkenalkan kesenian Dongkrek. Dengan demikian, media yang dirancang diharapkan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menarik sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal
Copyrights © 2026