Pengelolaan sampah di wilayah pedesaan masih menjadi tantangan akibat rendahnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan sarana. Desa Sama Subur, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara, mengalami permasalahan tersebut yang berdampak pada kebersihan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan tempat sampah percontohan sebagai media edukasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan (koordinasi, perizinan), pelaksanaan (pembuatan tempat sampah dari ember cat bekas, kayu, bambu; pemasangan; edukasi pemilahan sampah), dan tahap akhir (pembagian). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat yang terlihat dari partisipasi aktif dalam pembuatan dan pemasangan tempat sampah. Sebanyak enam unit tempat sampah terpasang di lokasi strategis, dan masyarakat termotivasi untuk membuat tempat sampah secara mandiri. Program ini diharapkan menjadi langkah awal pembentukan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan di Desa Sama Subur.
Copyrights © 2026