Abstrak Permasalahan limbah oli bekas dan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap energi konvensional menjadi tantangan lingkungan dan ekonomi yang masih banyak dijumpai, khususnya pada kelompok masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna berupa kompor berbahan bakar oli bekas sebagai solusi energi alternatif yang murah, mudah diakses, dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi energi alternatif, pelatihan pembuatan kompor oli bekas, demonstrasi penggunaan, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kompor yang dikembangkan memiliki biaya produksi relatif rendah (± Rp262.000), mampu menghasilkan api stabil hingga ±45 menit, dan dapat mendidihkan 1 liter air dalam waktu ±13 menit. Pelatihan meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam merakit, menggunakan, dan merawat kompor, serta menumbuhkan kesadaran pemanfaatan limbah. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dari aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial, serta berpotensi direplikasi sebagai solusi kemandirian energi masyarakat.
Copyrights © 2026