Pengembangan karier Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Bekangdam Jaya menghadapi permasalahan berupa keterbatasan formasi jabatan, ketidakseimbangan distribusi pangkat, ketidaksesuaian pangkat dengan jabatan, terbatasnya kesempatan pengembangan kompetensi, serta belum terintegrasinya sistem merit dan manajemen talenta. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi pengembangan karier PNS, mengidentifikasi faktor penyebab stagnasi karier, dan merumuskan model pengembangan karier berbasis manajemen talenta yang sesuai dengan karakteristik Bekangdam Jaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 13 kelompok informan yang dipilih secara purposif, observasi nonpartisipan, dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi karier telah berjalan, tetapi mobilitas jabatan masih terbatas; stagnasi terutama dipengaruhi oleh keterbatasan struktur/formasi, distribusi pangkat, persyaratan jabatan, dan mismatch pangkat-jabatan. Kompetensi dan kinerja menjadi pertimbangan pembinaan, sedangkan integritas dan moralitas merupakan dasar kepercayaan organisasi. Sistem merit telah menjadi arah pembinaan, tetapi masih memerlukan penguatan basis data dan mekanisme yang lebih terstruktur. Penelitian menghasilkan Model MITA-BJ (Manajemen Talenta Bekangdam Jaya) yang mengintegrasikan kompetensi, kinerja, integritas, moralitas, kebutuhan organisasi, sistem merit, pemetaan talenta, pengembangan, dan penempatan. Rekomendasi penelitian meliputi pemetaan talenta secara berkala, penyusunan talent pool, pengembangan kompetensi terencana, dan evaluasi kesesuaian kebutuhan organisasi dengan kondisi PNS.
Copyrights © 2026