Cyberbullying salah satu bentuk perundungan melalui media digital dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis remaja, seperti menurunnya penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Salah satu faktor yang berperan dalam membantu remaja menghadapi dampak tersebut adalah dukungan guru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 43 responden dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi ? = 0,05. Dukungan guru dalam kategori tinggi sebanyak 32 responden (74,4%) dan kesejahteraan psikologis kategori tinggi sebanyak 27 responden (62,8%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,744, menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara dukungan guru dengan kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami cyberbullying. Semakin tinggi dukungan guru yang diterima, semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis remaja. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan guru dengan kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami cyberbullying.
Copyrights © 2026