Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Peer Group Support Terhadap Kesejahteraan Psikologis Remaja Yang Mengalami Cyberbullying Nurul Bariyah; Ari Damayanti Wahyuningrum; Ika Arum Dewi Satiti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60788

Abstract

Cyberbullying merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami remaja dan dapat berdampak pada penurunan kesejahteraan psikologis. Peer group support merupakan salah satu bentuk dukungan sosial yang dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis melalui dukungan dari teman sebaya. Tujuan menganalisis pengaruh peer group support terhadap kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami cyberbullying. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi experimental pretest-posttest with control group. Sampel penelitian berjumlah 28 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Intervensi diberikan sebanyak empat kali pertemuan selama satu bulan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dan Mann-Whitney. Hasil terdapat perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah pemberian peer group support (p<0,05). Kelompok intervensi mengalami peningkatan pada seluruh dimensi kesejahteraan psikologis, sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan signifikan. Kesimpulan Peer group support berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami cyberbullying dan dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi dalam meningkatkan kesehatan mental remaja di lingkungan sekolah.
Efisiensi Kerja sebagai Mediator Pengaruh Rekam Medis Elektronik dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Perawat Algivar Dial Prima Daud; Armanu Thoyib; Ari Damayanti Wahyuningrum; Fitri Marisa; Asih Tri Rachmi Nuswantari; Adya Hermawati
Jesya Vol 9 No 2 (2026): ARTICLES : RESEARCH JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2933

Abstract

Transformasi digital melalui implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja dan kepuasan perawat. Selain itu, kualitas pelayanan internal juga berperan dalam mendukung kinerja tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Rekam Medis Elektronik dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Perawat dengan Efisiensi Kerja sebagai variabel mediasi pada RSUD dr. Zainal Umar Sidiki Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 60 perawat. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rekam Medis Elektronik berpengaruh positif terhadap Efisiensi Kerja dan Kepuasan Perawat, sedangkan Kualitas Pelayanan berpengaruh positif terhadap Kepuasan Perawat. Sebaliknya, Kualitas Pelayanan tidak berpengaruh terhadap Efisiensi Kerja, dan Efisiensi Kerja tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Perawat. Efisiensi Kerja juga tidak mampu memediasi pengaruh Rekam Medis Elektronik maupun Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Perawat. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kepuasan perawat lebih dipengaruhi oleh implementasi Rekam Medis Elektronik dan kualitas pelayanan secara langsung dibandingkan melalui Efisiensi Kerja.
Hubungan Dukungan Guru Terhadap Kesejahteraan Psikologis Remaja Yang Mengalami Cyberbullying Kevia Naswa Ainur Rohma; Ari Damayanti Wahyuningrum; Waifti Amalia
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v4i4.445

Abstract

Cyberbullying salah satu bentuk perundungan melalui media digital dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis remaja, seperti menurunnya penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Salah satu faktor yang berperan dalam membantu remaja menghadapi dampak tersebut adalah dukungan guru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 43 responden dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi ? = 0,05. Dukungan guru dalam kategori tinggi sebanyak 32 responden (74,4%) dan kesejahteraan psikologis kategori tinggi sebanyak 27 responden (62,8%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,744, menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara dukungan guru dengan kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami cyberbullying. Semakin tinggi dukungan guru yang diterima, semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis remaja. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan guru dengan kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami cyberbullying.