Pembangunan intake kanan Bendungan Karangnongko memiliki kompleksitas geometri, keterkaitan aktivitas, dan kebutuhan sumber daya yang memerlukan integrasi pengelolaan volume, waktu, serta biaya. Penelitian ini bertujuan menghitung volume pekerjaan beton K-300, menyusun penjadwalan berbasis Critical Chain Project Management (CCPM), membandingkan jadwal pemodelan dengan kontraktor, serta menentukan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pemodelan 3D dilakukan menggunakan Autodesk Revit 2026 untuk quantity take-off dan clash detection, kemudian diintegrasikan ke Autodesk Navisworks untuk simulasi BIM 4D. Hasil penelitian menunjukkan volume beton K-300 sebesar 18.290,01 m³, lebih rendah 3,7% dibanding volume Adendum II. Penjadwalan CCPM menghasilkan durasi proyek selama 586 hari termasuk project buffer 30 hari, atau 16 hari (2,66%) lebih singkat dari durasi awal 602 hari. Integrasi BIM dan CCPM menghasilkan RAB sebesar Rp122.215.221.838,97, dengan efisiensi biaya senilai Rp2.009.912.617,39 atau 1,62% dari anggaran awal.
Copyrights © 2026