ABSTRAK Latar Belakang: Kepuasan kerja karyawan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung efektivitas pengelolaan organisasi rumah sakit. RSUD Labuang Baji melakukan evaluasi kepuasan kerja karyawan secara berkala sebagai bahan informasi bagi manajemen dalam memperkuat fungsi pengawasan, meningkatkan kualitas komunikasi internal, serta mendukung perbaikan pengelolaan organisasi. Dalam penelitian ini, tingkat kepuasan kerja karyawan diukur menggunakan pendekatan Job Description Index (JDI) yang mencakup beberapa aspek utama dalam lingkungan kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan tingkat kepuasan kerja karyawan terhadap sistem pengelolaan organisasi di RSUD Labuang Baji Makassar. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian terdiri atas 4.347 karyawan RSUD Labuang Baji, dengan jumlah sampel sebanyak 413 responden. Penentuan ukuran sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin. Pengambilan responden disesuaikan dengan proporsi profesi dan unit kerja sehingga dapat memberikan gambaran kepuasan karyawan dari berbagai kelompok pekerjaan di lingkungan rumah sakit. Pengukuran kepuasan dilakukan berdasarkan indikator Job Description Index (JDI). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan memberikan penilaian positif terhadap indikator JDI. Penilaian terhadap pekerjaan secara umum mencapai 78,9%, aspek pendapatan sebesar 59,1%, kesempatan memperoleh promosi sebesar 67,3%, supervisi sebesar 74,6%, hubungan dengan rekan kerja sebesar. 73,6%, dan kondisi pekerjaan saat ini sebesar 72,9%. Berdasarkan keseluruhan indikator tersebut, sebanyak 80,6% karyawan berada pada kategori puas terhadap sistem pengelolaan organisasi RSUD Labuang Baji Makassar. Meskipun demikian, masih terdapat 12,3% karyawan yang menyatakan ketidakpuasan terhadap sistem pengelolaan organisasi. Kesimpulan: Secara umum, tingkat kepuasan kerja karyawan RSUD Labuang Baji tergolong baik. Namun, aspek pendapatan dan kompensasi masih menjadi bagian yang memperoleh penilaian relatif rendah dari karyawan. Oleh karena itu, pihak manajemen perlu mempertimbangkan penguatan sistem kompensasi serta memperluas kesempatan pengembangan karier, termasuk transparansi dan pemerataan peluang promosi, sebagai bagian dari strategi peningkatan kepuasan dan motivasi kerja karyawan. Kata kunci: kepuasan kerja karyawan; rumah sakit; Job Description Index; manajemen organisasi; kompensasi
Copyrights © 2025