Grafting : Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian
Vol 16 No 02 (2026): SEPTEMBER 2026

STRATEGI PERTANIAN BERKELANJUTAN UNTUK PENGEMBANGAN JAGUNG BERBASIS KESESUAIAN LAHAN PADA ZONA AGROEKOLOGI DI LAHAN KERING

Antonius Novinanto (Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Indonesia.)
Bistok Hasiholan Simanjuntak (Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Indonesia.)
Maria Marina Herawati (Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
11 Sep 2026

Abstract

Sektor pertanian adalah tulang punggung ketahanan pangan, namun, sering terkendala oleh rendahnya produktivitas hasil panen karena degradasi lahan dan variabilitas iklim. Kondisi ini  sering terjadi pada lahan pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT) karena adanya keterbatasan sumber air akibat rendahnya curah hujan, kenaikan suhu, dan manajemen lahan yang kurang optimal. Oleh karena itu diperlukan strategi pengembangan pertanian dengan mengintegrasikan  prinsip ekologi dengan teknik pengelolaan praktis yang disesuaikan dengan lingkungan  terbatas air dan kesuburan tanah yang rendah. Oleh karena itu tujuan penelitian adalah mengidentifikasi karakteristik lahan dan merancang strategi pengembangan jagung berkelanjutan berbasis kesesuaian lahan pada Zona Agroekologi (ZAE) pada lahan kering di NTT. Metode penelitian adalah  deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, analisis karateristik tanah di laboratorium, analisis spasial untuk menentukan kelas kesesuaian lahan jagung pada ZAE serta menentukan strategi agroteknologi untuk pengembangan jagung berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pH, bahan organik, dan kapasitas tukar kation tergolong mendukung budidaya jagung, namun variasi nitrogen mengindikasikan perlunya pemupukan spesifik lokasi. Analisis ZAE menghasilkan empat zona utama dengan dominasi Zona IV, sedangkan evaluasi kesesuaian lahan menunjukkan 99,92% wilayah termasuk kelas cukup sesuai (S2) dan 0,08% sesuai marjinal (S3). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas jagung lebih efektif dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan, seperti pemupukan berimbang, konservasi tanah, penggunaan varietas toleran kekeringan, dan penyesuaian kalender tanam berbasis curah hujan. Pendekatan ZAE memberikan dasar ilmiah dan spasial dalam mendukung pengembangan jagung berkelanjutan di wilayah semi-arid.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

grafting

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Grafting : Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian adalah jurnal yang diterbitkan oleh departemen pertanian untuk para peneliti dan dosen yang akan mempublikasikan atau mempublikasikan penelitiannya. Tujuan jurnal ini adalah untuk memfasilitasi publikasi ilmiah dari hasil penelitian di Indonesia dan ...