Serat Acitya
Vol. 15 No. 2 (2026): Oktober: Jurnal Ilmiah Serat Acitya

Menata Ulang Pengukuran Kinerja Karyawan di Era Digital: Suatu Tinjauan Pustaka Sistematis 2019–2026

Vinsen Brillian Adiguna (Universitas 17 Agustus 1945 Semarang)
Lisa Erfi Yunita (Universitas 17 Agustus 1945 Semarang)
Dinda Permata Putri (Universitas 17 Agustus 1945 Semarang)



Article Info

Publish Date
12 Oct 2026

Abstract

Dasar Penelitian adalah mensintesis literatur mengenai pengukuran kinerja karyawan di era digital melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020. Kajian dilakukan terhadap publikasi tahun 2019–2026 yang diperoleh dari database internasional (Scopus, Web of Science, Dimensions, Google Scholar) dan nasional (SINTA). Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi digital, program reskilling, dan adaptabilitas merupakan determinan utama dalam meningkatkan kinerja karyawan. Selain itu, praktik Digital HRM seperti rekrutmen digital, pelatihan berbasis teknologi, dan manajemen kinerja berbasis HRIS terbukti signifikan dalam menjelaskan variasi produktivitas. Faktor psikososial seperti Work-Life Balance dan sistem kerja hibrida juga berperan besar dalam meningkatkan keterikatan kerja dan kesejahteraan karyawan. SLR ini menegaskan bahwa pengukuran kinerja di era digital tidak hanya berfokus pada produktivitas tradisional, tetapi juga mencakup dimensi adaptif, kontekstual, dan inovatif. Keterbatasan penelitian ini adalah dominasi studi cross-sectional dan konteks sektor publik lokal, sehingga agenda penelitian mendatang perlu diarahkan pada studi longitudinal lintas sektor untuk mengukur dampak jangka panjang adopsi teknologi digital terhadap kinerja karyawan This study was to synthesize the literature on employee performance measurement in the digital era using a Systematic Literature Review (SLR) approach with the PRISMA 2020 protocol. The review covered publications from 2019–2026 that were collected from international databases (Scopus, Web of Science, Dimensions, Google Scholar) and national sources (SINTA). The findings showed that digital competence, reskilling programs, and adaptability were key determinants of employee performance. Furthermore, Digital HRM practices such as digital recruitment, technology-based training, and HRIS-supported performance management significantly explained variations in productivity. Psychosocial factors such as Work-Life Balance and hybrid work systems also played a major role in enhancing employee engagement and wellbeing. The review highlighted that performance measurement in the digital era went beyond traditional productivity, encompassing adaptive, contextual, and innovative dimensions. The main limitation of this study was the dominance of cross-sectional designs and local public sector contexts. Therefore, future research was recommended to focus on longitudinal and cross-sectoral studies to capture the long-term impact of digital technology adoption on employee performance

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sa

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance

Description

bidang ilmu manajemen dan akuntansi antara lain manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen sumber daya manusia,termasuk perilaku organisasi, dan manajemen informasi, sistem pengendalian manajemen, audit manajemen, akuntansi keperilakuan, sistem informasi akuntansi, penganggaran, perpajakan, ...