Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi mengajar Bahasa Inggris guru Raudhatul Athfal melalui penerapan Model EduReligius English.). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen nonequivalent pretest-posttest control group. Kegiatan melibatkan 30 guru RA anggota IGRA Kabupaten Deli Serdang sebagai peserta program anggota IGRA Kabupaten Deli Serdang yang dibagi seimbang menjadi kelompok eksperimen dan kontrol, masing-masing 15 guru. Kelompok eksperimen mengikuti pelatihan dan pendampingan EduReligius English, sedangkan kelompok kontrol mengikuti kegiatan pengembangan profesional reguler. Data berupa skor pretest dan posttest kompetensi mengajar dianalisis menggunakan statistik deskriptif, N-gain, paired samples t-test, independent samples t-test, dan ANCOVA dengan pretest sebagai kovariat. Rerata kelompok eksperimen meningkat dari 62,20 menjadi 79,33, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 62,67 menjadi 69,40. Setelah skor awal dikendalikan, terdapat pengaruh kelompok yang signifikan, F(1, 27) = 48,17; p < 0,001; partial η² = 0,641. Selisih rerata terkoreksi sebesar 10,35 poin dengan interval kepercayaan 95% [7,29; 13,41]. Hedges' g posttest sebesar 1,45, menunjukkan ukuran efek besar. Rerata N-gain kelompok eksperimen mencapai 0,463 atau kategori sedang, sedangkan kontrol 0,181 atau kategori rendah. Temuan menunjukkan bahwa Model EduReligius English efektif meningkatkan kompetensi mengajar Bahasa Inggris guru RA pada sampel penelitian.
Copyrights © 2026