Kebijakan Pengelolaan Sampah di TPA Rawa Kucing Kota Tangerang dilatarbelakangi oleh keterbatasan lahan TPA Rawa Kucing, sistem tanggap darurat dan pemilahan sampah dari sumber yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan pengelolaan sampah di TPA Rawa Kucing Kota Tsngerang. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan menurut Mazmanian dan Sabatier. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan sampah di TPA Rawa Kucing Kota Tangerang belum berjalan optimal karena penggelolaan sampah di TPA tidak terlepas dari tahapan sebelumnya. Pada dimensi mudah tidaknya masalah yang akan digarap, menghadapi tingkat kesulitan yang tinggi akibat rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan teknologi dan SDM, serta keterbatasan lahan akibat tingginya volume sampah. Pada dimensi kemampuan kebijakan menstruktur proses implementasi secara tepat, program pengelolaan sampah, anggaran, koordinasi antar pelaksana, pembagian kewenangan, dan kesepakatan antar pelaksana, serta akses formal pihak luar, namun belum optimal akibat keterbatasan TPS 3R, teknologi, dan partisipasi masyarakat. Sementara itu, pada dimensi variabel di luar undang-undang, faktor sosial, ekonomi, teknologi, dukungan publik masih memengaruhi implementasi kebijakan, meskipun terlihat peningkatan kesadaran pada generasi muda, dukungan organisasi lokal, dan kepemimpinan pelaksana. Kata Kunci: Implementasi, Pengelolaan Sampah, TPA Rawa Kucing
Copyrights © 2026