Materi fotosintesis pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar masih sulit disampaikan secara optimal karena buku teks umumnya hanya menampilkan ilustrasi statis, sementara upaya pengamatan langsung terhadap tanaman di MI Aulia Cendekia tidak tuntas akibat menurunnya antusiasme siswa. Kondisi ini menunjukkan perlunya media belajar tambahan yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun game edukatif berbasis Android bertema fotosintesis, serta mengukur peningkatan pemahaman siswa setelah menggunakannya. Pengembangan game mengacu pada metode Game Development Life Cycle (GDLC), dengan algoritma Finite State Machine (FSM) sebagai dasar logika sistem yang dibangun menggunakan Unity. Kelayakan sistem diuji melalui Black Box Testing dan User Acceptance Test (UAT), serta pretest dan posttest terhadap 30 siswa kelas IV yang diolah dengan metode N-Gain. Hasil pengujian menunjukkan Black Box Testing sebesar 100%, UAT sebesar 78,13% (kategori Layak), serta nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,66 (kategori Sedang), dengan skor pretest 72,00 meningkat menjadi 90,67 pada posttest. Hasil ini menunjukkan bahwa game edukatif berbasis Android efektif digunakan sebagai sarana belajar tambahan yang membantu siswa memahami keterkaitan antara faktor lingkungan dan proses fotosintesis secara lebih interaktif.
Copyrights © 2026