Pendekatan pendidikan saat ini untuk siswa sekolah dasar tingkat awal menghadirkan tantangan fundamental, di mana peserta didik yang tergolong sebagai digital native dihadapkan pada sistem pembelajaran yang mayoritas masih bersifat analog. Siswa kelas 1–2 SD sering mengalami kesulitan dalam berhitung melalui metode konvensional yang abstrak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan game edukasi berbasis mobile menggunakan metode Game Development Life Cycle (GDLC) untuk siswa kelas 1–2 SD yang memuat materi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian. Game dikembangkan menggunakan Unity Engine dengan bahasa pemrograman C# dan diuji pada perangkat Android melalui pengujian Black Box serta User Acceptance Test kepada 50 siswa menggunakan instrumen skala Likert. Metode GDLC diterapkan melalui enam tahapan: inisiasi, pra-produksi, produksi, pengujian, rilis, dan pemeliharaan. Hasil pengujian Black Box menunjukkan seluruh fitur utama berjalan valid, dan hasil User Acceptance Test menunjukkan bahwa game dinilai “Sangat Membantu” dalam proses belajar matematika. Game yang dihasilkan bernama MathQuest, bergenre 2D Platformer dengan tiga level yang masing-masing memuat materi penjumlahan (Level 1), pengurangan (Level 2), dan perkalian (Level 3).
Copyrights © 2026