Sistem monitoring gas LPG berbasis Internet of Things (IoT) memerlukan pengiriman data sensor yang cepat untuk memastikan deteksi kebocoran gas dapat dilakukan secara realtime. Penelitian ini membandingkan dua metode pemrosesan data pada mikrokontroler ESP32, yaitu pemrosesan serial (sekuensial) yang menjalankan seluruh proses secara berurutan dalam satu core, dan pemrosesan paralel dengan multitasking yang memanfaatkan fitur dual-core ESP32 menggunakan FreeRTOS untuk menjalankan pembacaan sensor dan pengiriman data secara bersamaan. Sistem dilengkapi dengan tiga sensor MQ-6 dan tiga sensor DHT22 yang datanya dikirimkan menggunakan protokol MQTT ke server Laravel pada Virtual Private Server. Parameter yang diukur meliputi delay pengiriman data, packet loss yang dievaluasi berdasarkan standar TIPHON, dan utilisasi CPU. Hasil pengujian menunjukkan multitasking mengurangi waktu delay sebesar 61.95% dari 334.50ms menjadi 127.26ms. Dari aspek keandalan jaringan, metode multitasking mampu mengurangi tingkat packet loss hingga 97.67% dari 0.86% menjadi 0.02%. Distribusi utilisasi CPU metode multitasking rata-rata total penggunaan kedua core naik 23.63% dari 0.7401% menjadi 0.915% akibat penjadwalan sistem secara simultan. Hasil penelitian membuktikan bahwa multitasking berbasis FreeRTOS memberikan performa pengiriman data sensor yang lebih baik dibandingkan pemrosesan serial.
Copyrights © 2026