Penelitian ini menganalisis hubungan tata ruang dengan banjir di Kota Duai serta konflik lingkungan yang ditimbulkan dalam perspektif ekologi pemerintahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan Literatur Review (Tinjauan Pustaka Sistematis). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa alih fungsi lahan, berkurangnya daerah resapan air, dan lemahnya pengawasan tata ruang berkontribusi terhadap meningkatnya Risiko banjir. Dalam perspektif ekologi pemerintahan, banjir merupakan hasil interaksi antara faktor lingkungan, kebijakan pemerintah, dan aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan tata kelola ruang, peningkatan infrastruktur drainase, dan partisipasi masyarakat untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Kota Dumai.
Copyrights © 2026