AFIYATUN Journal of Health Sciences
Vol. 1 No. 4 (2026): September

Asuhan Keperawatan Nyeri Akut pada Pasien Post-Apendiktomi di RSUD AjiMuhammad Parikesit Tenggarong

anisah purwanti (Poltekkes Kemenkes Kaltim)
Ratanto Ratanto (Poltekkes Kemenkes Kaltim)
Arifin Hidayat (Poltekkes Kemenkes Kaltim)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Latar Belakang: Dalam penelitian ini, kami bertujuan untuk mengevaluasi penerapan asuhan keperawatan yang menggabungkan teknik relaksasi napas dalam dalam konteks penatalaksanaan nyeri akut pada pasien pasca apendiktomi. Apendisitis merupakan salah satu kegawatdaruratan bedah yang umum terjadi dan sering menyebabkan ketidaknyamanan akut setelah operasi akibat insisi pembedahan dan proses penyembuhan jaringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen keperawatan secara komprehensif dalam mengatasi kesenjangan yang ditemukan dalam literatur mengenai pengendalian nyeri secara nonfarmakologis. Metode: Studi kasus ini menggunakan desain proses keperawatan deskriptif yang meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi, yang dilaksanakan di RSUD Aji Muhammad Parikesit selama 3 hari. Sebanyak satu pasien yang mengalami nyeri akut pascaoperasi menjadi subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi klinis, wawancara langsung, dan pengukuran menggunakan skala nyeri numerik. Persetujuan etik telah diperoleh, dan partisipan memberikan persetujuan setelah mendapatkan penjelasan (informed consent) sebelum pengumpulan data dilakukan. Hasil: Hasil utama penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri yang cukup nyata. Temuan utama menunjukkan bahwa penerapan teknik relaksasi napas dalam selama tiga hari berturut-turut secara efektif menurunkan skala nyeri pasien. Selain itu, pasien menunjukkan peningkatan kenyamanan dan tampak lebih rileks selama melakukan aktivitas sehari-hari. Evaluasi klinis menunjukkan adanya penurunan persepsi nyeri secara bertahap disertai dengan peningkatan toleransi fisik terhadap pergerakan tanpa menimbulkan efek samping. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai penatalaksanaan nyeri pascaoperasi dengan menunjukkan efektivitas teknik relaksasi napas dalam yang terstruktur dalam asuhan keperawatan pada pasien dengan nyeri akut. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai intervensi nonfarmakologis yang mudah diterapkan untuk meningkatkan proses pemulihan setelah operasi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan periode observasi yang lebih panjang sehingga dapat mengembangkan pengetahuan dalam bidang keperawatan bedah. Kata Kunci: Apendisitis, Relaksasi Napas Dalam, Asuhan Keperawatan, Pascaapendiktomi, Nyeri Pascaoperasi

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jhs

Publisher

Subject

Description

AFIYATUN Journal of Health Sciences is an open-access, peer-reviewed journal that presents the latest research across all aspects of health that has not been previously published elsewhere. Managed by PT. Edukasi Ahmad Kirang Publishing in collaboration with Manarang University of West Sulawesi ...