Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah pola konsumsi informasi dan perilaku audiens generasi Z, termasuk dalam memilih dan mengenal merek kopi. Di tengah dominasi coffee shop modern yang aktif memanfaatkan media sosial, kedai kopi tradisional seperti Kopi Tjap Giling cenderung mengalami keterbatasan visibilitas dan brand awareness akibat minimnya strategi komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk merancang konten media sosial TikTok berbasis videografi sebagai upaya membangun brand awareness Kopi Tjap Giling di Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perancangan dengan pendekatan kualitatif, melalui pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam perancangan konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan konten TikTok yang menekankan storytelling autentik, visual sinematik, serta konsistensi narasi mampu merepresentasikan nilai historis dan keunikan Kopi Tjap Giling secara lebih relevan bagi generasi Z. Implementasi perancangan menghasilkan 20 konten video TikTok dengan klasifikasi konten informatif, edukatif, dan hiburan yang disesuaikan dengan karakter audiens. Perancangan ini diharapkan dapat meningkatkan brand awareness Kopi Tjap Giling sekaligus menjadi referensi dalam pengembangan strategi konten media sosial bagi kedai kopi tradisional di era digital.
Copyrights © 2026