Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ADDIE-Based Design Research of Institutional Batik at Ma Chung University Amar Ma'ruf Stya Bakti; Didit Prasetyo Nugroho
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol. 9 No. 2 (2025): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v9i2.69607

Abstract

Batik has increasingly been adopted by higher education institutions as a medium of institutional identity; however, existing studies on institutional batik largely remain descriptive, emphasizing aesthetic outcomes rather than examining the systematic process through which institutional philosophical values are translated into visual form. This research addresses that gap by investigating the development of Ma Chung University’s batik motif through a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, positioned as a practice-based design research framework. The study aims not only to produce a batik motif, but to formulate a structured design process that articulates philosophical values and campus identity into visual elements such as motifs, composition, and color systems. Data were collected through literature review, institutional document analysis, in-depth interviews, observation, and user evaluation. Qualitative data were analyzed interpretatively to map philosophical values into visual symbols, while quantitative data were analyzed descriptively to assess design acceptance. The results demonstrate that the “Tugu Ma Chung Tirta Harmoni” batik motif functions as a visual system of institutional representation, rather than merely a decorative artifact. The study contributes academically by offering a replicable R&D-based model for institutional batik design, extending discussions in art and design research on visual identity, practice-based methodology, and culture-based design in higher education contexts.  
PERANCANGAN BUKU ANAK SEBAGAI MEDIA EDUKASI SEJARAH PERSANDIAN INDONESIA UNTUK ANAK-ANAK USIA 4-6 TAHUN DI MUSEUM SANDI YOGYAKARTA Veronicha Kinantiengsih Mangarso; Ayyub Anshari Sukmaraga; Amar Ma'ruf Stya Bakti
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 7 No. 1 (2026): September - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Ma Chung Press, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sb.v7i1.407

Abstract

Museum Sandi Yogyakarta sebagai satu-satunya museum kriptologi di Indonesia memiliki potensi besar sebagai sarana edukatif, termasuk untuk anak-anak. Namun, metode penyampaian informasi sejarah di museum ini masih dominan bersifat lisan, yang kurang efektif bagi anak usia dini. Anak-anak usia 4–6 tahun memiliki tingkat konsentrasi dan kemampuan kognitif terbatas, serta cenderung lebih tertarik pada media visual dan interaktif. Oleh karena itu, perancangan buku ilustrasi edukatif menjadi alternatif strategis dalam menyampaikan materi sejarah secara menarik dan komunikatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Research and Development (R&D) model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), serta didukung dengan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Buku yang dirancang memuat materi sejarah persandian Indonesia secara visual, disesuaikan dengan alur tur di Museum Sandi dan dikemas dengan ilustrasi penuh warna, tipografi ramah anak, serta narasi sederhana.
PERANCANGAN BUKU CERITA POP-UP SEBAGAI MEDIA PENGENALAN CERITA RAKYAT NYI RORO KIDUL UNTUK ANAK USIA 5-7 TAHUN Marcel Setiaji Admojo; Ayyub Anshari Sukmaraga; Amar Ma'ruf Stya Bakti
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 7 No. 1 (2026): September - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Ma Chung Press, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sb.v7i1.410

Abstract

Minat anak-anak terhadap cerita rakyat lokal semakin menurun seiring maraknya media digital dan konten hiburan asing yang lebih menarik secara visual. Salah satu cerita rakyat yang mulai terlupakan adalah kisah Nyi Roro Kidul, tokoh mitologis yang lekat dengan budaya Jawa. Padahal, cerita rakyat memiliki nilai moral dan budaya yang penting dikenalkan sejak dini. Oleh karena itu, diperlukan media edukatif yang menarik dan sesuai dengan karakter anak-anak. Perancangan buku pop-up Rahasia Laut Selatan: Kisah Nyi Roro Kidul ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali cerita rakyat kepada anak usia 5–7 tahun melalui pendekatan visual yang interaktif dan ramah anak. Metode perancangan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik observasi terhadap buku anak sejenis dan studi pustaka sebagai dasar pengembangan konten visual dan naratif. Hasil dari perancangan berupa buku pop-up berukuran 20 × 20 cm yang terdiri dari 9 spread dan dilengkapi elemen interaktif seperti lipatan dan tab tarik. Media ini dirancang agar sesuai dengan kemampuan motorik anak dan mampu menarik keterlibatan aktif saat membaca. Selain buku utama, penulis juga merancang media pendukung berupa packaging buku pop-up, stiker, kartu koleksi, acrylic stand, poster, pin, gantungan kunci, X banner, tumblr, dan display background untuk mendukung promosi serta memperkuat daya tarik cerita.
PERANCANGAN BUKU CERITA ILUSTRASI KISAH PROMETHEUS SEBAGAI MEDIA PENGENALAN MITOLOGI YUNANI KLASIK BAGI ANAK USIA 10-12 TAHUN Fathur Mahillah; Sultan Arif Rahmadianto; Amar Ma'ruf Stya Bakti
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 7 No. 1 (2026): September - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Ma Chung Press, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sb.v7i1.412

Abstract

Mitologi Yunani klasik memiliki nilai edukatif yang tinggi, namun sering kali disajikan dalam format yang kompleks dan sulit dipahami oleh anak-anak. Tulisan ini bertujuan untuk merancang buku cerita ilustrasi yang mengadaptasi kisah Prometheus, seorang Titan yang mencuri api dari para dewa untuk diberikan kepada manusia. Buku ini ditujukan bagi anak usia 10-12 tahun, dengan tujuan untuk memperkenalkan mitologi Yunani klasik secara sederhana dan menarik. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode Research and Development (RnD) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Buku cerita ini akan terdiri dari 40 halaman full color, dengan ilustrasi yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak. Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan media pendukung seperti artbook, merchandise, dan poster. Proses perancangan dimulai dengan analisis kebutuhan dan studi pustaka untuk memahami karakteristik target audiens dan konteks mitologi Yunani. Desain karakter dan ilustrasi dikembangkan berdasarkan referensi visual dari berbagai sumber, termasuk karya seni klasik dan modern yang menggambarkan mitologi Yunani. Pengembangan cerita dilakukan dengan mempertimbangkan aspek edukatif dan moral yang dapat diambil dari kisah Prometheus, seperti keberanian, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Implementasi buku cerita dilakukan melalui uji coba kepada target audiens untuk mendapatkan umpan balik dan melakukan revisi yang diperlukan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan bahwa buku cerita memenuhi tujuan perancangan dan dapat menarik minat baca anak-anak serta memperkenalkan nilai-nilai moral dan budaya dari mitologi Yunani klasik. Diharapkan buku ini dapat meningkatkan minat baca anak-anak serta memperkenalkan nilai-nilai moral dan budaya dari mitologi Yunani klasik. Buku cerita ilustrasi ini juga diharapkan dapat menjadi media edukatif yang efektif dalam mengembangkan imajinasi dan kreativitas anak-anak, serta memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan dan bermanfaat.
PERANCANGAN KONTEN SOSIAL MEDIA TIKTOK BERBASIS VIDEOGRAFI UNTUK MEMBANGUN BRAND AWARENESS KOPI TJAP GILING DI KOTA MALANG Ricky Alvin Kusuma; Amar Ma'ruf Stya Bakti; Didit Prasetyo Nugroho
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 7 No. 1 (2026): September - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Ma Chung Press, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sb.v7i1.422

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah pola konsumsi informasi dan perilaku audiens generasi Z, termasuk dalam memilih dan mengenal merek kopi. Di tengah dominasi coffee shop modern yang aktif memanfaatkan media sosial, kedai kopi tradisional seperti Kopi Tjap Giling cenderung mengalami keterbatasan visibilitas dan brand awareness akibat minimnya strategi komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk merancang konten media sosial TikTok berbasis videografi sebagai upaya membangun brand awareness Kopi Tjap Giling di Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perancangan dengan pendekatan kualitatif, melalui pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam perancangan konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan konten TikTok yang menekankan storytelling autentik, visual sinematik, serta konsistensi narasi mampu merepresentasikan nilai historis dan keunikan Kopi Tjap Giling secara lebih relevan bagi generasi Z. Implementasi perancangan menghasilkan 20 konten video TikTok dengan klasifikasi konten informatif, edukatif, dan hiburan yang disesuaikan dengan karakter audiens. Perancangan ini diharapkan dapat meningkatkan brand awareness Kopi Tjap Giling sekaligus menjadi referensi dalam pengembangan strategi konten media sosial bagi kedai kopi tradisional di era digital.
PERANCANGAN BRAND IDENTITY “SULA PROJECTS” UNTUK MEMBANGUN BRAND AWARENESS DI KOTA MALANG Helga Carissa Putri; Ayyub Anshari Sukmaraga; Amar Ma'ruf Stya Bakti
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 7 No. 1 (2026): September - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Ma Chung Press, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sb.v7i1.430

Abstract

Sula Projects merupakan brand hasil refleksi terhadap tingginya volume sampah di Indonesia sehingga berinisiatif untuk mengurangi keluarnya limbah rumah tangga dengan metode upcycling sekaligus merawat gaya hidup zero waste. Brand memiliki potensi untuk tampil pada pasar tetapi brand belum mempunyai identitas visual yang konsisten sebagai identitas di antara kompetitor. Maka dari itu perancangan ini bertujuan untuk membangun kesadaran publik melalui perancangan identitas visual dan membuat panduan merek berupa buku graphic standard manual. Metode penelitian yang digunakan merupakan kualitatif deskriptif sehingga data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara, serta observasi dan dianalisis menggunakan Strenght, Weaknesess, Opportunity, Threat (SWOT). Berikutnya, dalam perancangan identitas visual digunakan metode perancangan Four-D. Hasil perancangan merupakan identitas visual yang disusun pada media utama GSM sebagai buku panduan penggunaan grafis. Uji validasi menyatakan kelayakan identitas visual tetapi perlu memperhatikan konsistensi penggunaan warna pada media terapan. Dengan demikian, kekurangan yang dimiliki pada perancangan ini dapat membuka peluang perancangan lanjutan untuk mengembangkan aspek yang masih kurang.
REDESAIN VISUAL IDENTITY BUNDAR KITCHEN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN BRAND AWARENESS PADA AUDIENS USIA 18-30 TAHUN DI KOTA MALANG Sebastian Saksono; Bintang Pramudya Putra Prasetya; Amar Ma'ruf Stya Bakti
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 7 No. 1 (2026): September - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Ma Chung Press, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sb.v7i1.441

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah berperan besar dalam perekonomian Indonesia, dengan sektor kuliner sebagai salah satu yang paling dominan. Tingginya persaingan membuat banyak usaha sulit menonjol, terutama tanpa visual identity yang kuat. Dalam kondisi ini, visual identity yang konsisten menjadi kunci untuk membangun citra merek. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan brand awareness UMKM Bundar Kitchen hingga tahap implementasi. Perancangan menggunakan metode Alina Wheeler, meliputi 5 tahap, yaitu conducting research, clarifying strategy, designing identity, creating touchpoints, dan managing assets. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode SWOT untuk mengidentifikasi kondisi brand sebagai dasar pengembangan konsep visual. Hasil perancangan berupa visual identity mencakup logo, warna, tipografi, serta elemen grafis yang merepresentasikan karakter brand. Selain itu, disusun juga Graphic Standard Manual sebagai panduan penggunaan visual identity. Hasil pengujian melalui angket menunjukkan bahwa redesain visual identity Bundar Kitchen memberikan dampak positif terhadap persepsi audiens, dengan penilaian yang meningkat dibandingkan sebelum dilakukan redesain. Penerapan visual identity yang terarah menunjukkan peningkatan kejelasan karakter merek serta potensi dalam memperkuat brand awareness. Integrasi strategi dan desain visual yang tepat menghasilkan komunikasi yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan audiens di era digital.
PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL BRAND KROWAK UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS SEBAGAI BRAND FASHION RAMAH LINGKUNGAN PADA TARGET USIA 15-27 TAHUN Sunny Kezia Zagoto; Bintang Pramudya Putra Prasetya; Amar Ma'ruf Stya Bakti
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 7 No. 1 (2026): September - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Ma Chung Press, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sb.v7i1.443

Abstract

Fenomena fast fashion menyebabkan meningkatnya limbah tekstil dan mendorong perlunya penerapan konsep sustainable fashion. Krowak merupakan brand fashion yang mengusung konsep upcycle, namun belum memiliki identitas visual yang mampu merepresentasikan karakter dan nilai brand secara konsisten. Penelitian ini bertujuan merancang identitas visual Krowak untuk membangun brand awareness dan memperkuat positioning sebagai brand fashion ramah lingkungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi pustaka, dokumentasi, dan kuesioner. Proses perancangan mengacu pada metode Alina Wheeler yang meliputi conducting research, clarifying strategy, designing identity, creating touchpoints, dan managing assets. Hasil perancangan berupa sistem identitas visual yang terdiri atas logo, warna, tipografi, graphic elements, karakter maskot, serta implementasi pada berbagai brand touchpoints dan disusun dalam Graphic Standard Manual (GSM). Berdasarkan hasil validasi, GSM dinilai telah lengkap, memiliki karakter visual eco-corporate, serta menunjukkan potensi pengembangan karakter maskot sebagai brand ambassador. Perancangan ini menghasilkan identitas visual yang jelas, konsisten, dan sesuai dengan karakter brand serta target audiens sehingga diharapkan mampu meningkatkan brand awareness dan memperkuat citra Krowak sebagai brand sustainable fashion.