Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang sarat akan nilai filosofis, namun pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap makna yang terkandung di dalam setiap motif masih relatif rendah. Di sisi lain, kartu tarot memiliki sistem simbolisme visual yang kuat sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai media komunikasi budaya. Penelitian ini bertujuan merancang “Sasmita Arcana”, yaitu kartu tarot bermotif batik yang mengintegrasikan simbolisme tarot dengan filosofi batik Nusantara sebagai media pengenalan budaya. Perancangan menggunakan metode Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi terhadap berbagai dek tarot, analisis filosofi motif batik, serta pengujian kepada pengguna. Hasil penelitian berupa satu set kartu tarot yang terdiri atas 78 kartu beserta guidebook, kemasan, dan media pendukung dengan identitas visual yang mengadaptasi filosofi 15 motif batik ke dalam ilustrasi, simbol, warna, dan elemen grafis. Hasil pengujian menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 91%, yang mengindikasikan bahwa pendekatan visual berbasis filosofi batik mampu membantu pengguna memahami makna kartu tarot sekaligus mengenal nilai budaya yang terkandung dalam motif batik. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal ke dalam media visual modern dapat menghasilkan media edukasi yang komunikatif, menarik, dan relevan bagi generasi muda, sehingga berpotensi mendukung upaya pelestarian budaya Indonesia melalui pendekatan desain komunikasi visual.
Copyrights © 2026