Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pembangunan dan memperjelas identitas wilayah Desa Iwoikondo, Kecamatan Loea, Kabupaten Kolaka Timur melalui pembangunan penanda batas desa. Kegiatan dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat terhadap penanda batas wilayah yang jelas, mudah dikenali, dan dapat mendukung penataan serta identitas desa. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan dan koordinasi, pelaksanaan pembangunan, serta evaluasi dan serah terima. Kegiatan melibatkan mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat melalui musyawarah, gotong royong, serta pendampingan selama proses pembangunan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembangunan penanda batas Desa Iwoikondo berhasil menghasilkan penanda wilayah yang jelas, kokoh, dan mudah dikenali oleh masyarakat maupun pengguna jalan. Selain memberikan manfaat fungsional dalam memperjelas batas wilayah dan mengurangi potensi sengketa antarwilayah, kegiatan ini juga meningkatkan partisipasi masyarakat dan semangat gotong royong. Bagi mahasiswa, kegiatan memberikan pengalaman dalam manajemen pembangunan, kerja sama tim, komunikasi, dan musyawarah dengan masyarakat. Dengan demikian, pembangunan penanda batas desa dapat menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pembangunan desa.
Copyrights © 2026