Rendahnya kecepatan tendangan sabit pada atlet ekstrakurikuler pencak silat SMA Negeri 1 Takengon menyebabkan gerakan serangan mudah diantisipasi dan ditangkap oleh lawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi latihan agility ladder dan cone drills terhadap peningkatan kemampuan tendangan sabit. Metode eksperimen kuantitatif One Group Pretest-Posttest Design digunakan untuk mengukur perubahan performa secara objektif pada 20 atlet yang dipilih melalui purposive sampling. Intervensi perlakuan diberikan sebanyak 16 kali pertemuan dengan instrumen tes kecepatan tendangan sabit selama 10 detik. Hasil pengujian Paired Sample t-Test menunjukkan peningkatan rata-rata tendangan secara keseluruhan dari 35,90 (pretest) menjadi 40,45 (posttest) dengan nilai signifikansi p = 0,000 < 0,05 (t = -8,753 kaki kanan, t = -8,342 kaki kiri). Disimpulkan bahwa variasi latihan agility ladder dan cone drills berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit pesilat. Pelatih disarankan mengintegrasikan kombinasi latihan ini ke dalam program rutin, sedangkan peneliti selanjutnya direkomendasikan memperluas populasi sampel dan menguji variabel biomotorik pendukung lainnya.
Copyrights © 2026