Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya budaya literasi membaca siswa di SMP Citra Insan Mulia Kota Tangerang Selatan. Permasalahan yang ditemukan yaitu masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami, menganalisis, mengevaluasi informasi, memberikan alasan yang logis, dan menarik kesimpulan dari bahan bacaan. Penelitian dilakukan karena kondisi tersebut dapat berkaitan dengan kemampuan siswa dalam berpikir kritis, sehingga diperlukan pengujian secara empiris mengenai pengaruh budaya literasi membaca terhadap kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya literasi membaca terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan desain asosiatif. Metode tersebut dipilih karena memungkinkan pengumpulan data secara terukur dari responden serta pengujian pengaruh antara variabel budaya literasi membaca dan kemampuan berpikir kritis. Populasi penelitian berjumlah 153 siswa dengan sampel 111 siswa yang ditentukan menggunakan purposive sampling dan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan Fhitung 2228,771 > Ftabel 3,93 dengan signifikansi 0,000 < 0,05 dan R Square 0,953. Kesimpulannya, budaya literasi membaca berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji faktor lain yang memengaruhi kemampuan berpikir kritis serta menggunakan objek penelitian yang lebih beragam.
Copyrights © 2026