Kabupaten Serang mengenai bahaya internet serta dampak yang ditimbulkannya. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan melibatkan 300 pelajar dari berbagai sekolah menengah sebagai responden. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesadaran pelajar mengenai risiko penggunaan internet, seperti cyberbullying, penipuan online, dan kecanduan internet, masih rendah. Dampak negatif dari penggunaan internet yang berlebihan juga terlihat pada aspek akademis dan sosial para pelajar. Batasan penelitian ini mencakup keterbatasan jumlah sampel yang mungkin tidak sepenuhnya mewakili populasi pelajar di Kabupaten Serang. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya program edukasi yang lebih intensif dan sistematis tentang penggunaan internet yang aman dan sehat. Penelitian ini signifikan karena memberikan wawasan baru mengenai tingkat kesadaran dan dampak bahaya internet di kalangan pelajar, serta menawarkan dasar untuk pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih efektif.
Copyrights © 2024