Pengelolaan sampah di perguruan tinggi menghadirkan tantangan ekologis sekaligus peluang strategis bagi pembelajaran lingkungan yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik fisik sampah kampus, mengevaluasi kondisi fasilitas dan perilaku pemilahan civitas akademika, serta memetakan pemanfaatan temuan empiris tersebut sebagai sumber belajar autentik Biologi Lingkungan. Studi eksploratif berbasis mixed-methods dengan desain sekuensial eksplanatori ini memadukan audit sampah di tiga lokasi strategis Universitas Galuh (Gedung FKIP, Masjid Kampus, dan Kantin) yang dilaksanakan selama tiga hari pada hari aktif perkuliahan (Rabu, Kamis, dan Jumat) berdasarkan 6 sub-kategori material, serta observasi lapangan terhadap kondisi fasilitas dan perilaku pemilahan. Hasil audit menunjukkan total akumulasi berat bersih sampah mencapai 27,746 kg, didominasi kelompok anorganik (60,95%), khususnya plastik non-PET/gelas cup (29,38%) dan kertas/karton (25,16%), disusul sampah organik (23,44%) serta residu (15,61%). Hasil observasi menunjukkan minimnya fasilitas yang terawat, tingginya kontaminasi silang, serta belum optimalnya kebiasaan pemilahan mandiri. Integrasi data alur sampah ini menjadi pijakan strategis bagi pembelajaran berbasis data (data-driven learning) untuk menjembatani pemahaman teoritis dengan aksi ekologis nyata mahasiswa.
Copyrights © 2026