Workshop robotik merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) yang menekankan pengalaman belajar melalui praktik langsung. Keberhasilan pelaksanaannya tidak hanya ditentukan oleh media dan perangkat pembelajaran, tetapi juga oleh strategi pendampingan yang diterapkan fasilitator dalam mengakomodasi kebutuhan belajar peserta yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pendampingan fasilitator dalam mendukung keterlibatan peserta selama workshop robotik serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang muncul selama proses pendampingan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sebagai teknik pemeriksaan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator menerapkan strategi pendampingan secara adaptif melalui persiapan teknis dan pedagogis, pemberian bantuan secara berjenjang, penyesuaian gaya komunikasi, serta dukungan dalam mengatasi kendala teknis maupun emosional peserta. Pendekatan tersebut mendorong meningkatnya keterlibatan, kemandirian, dan kepercayaan diri peserta selama proses perakitan robot. Temuan penelitian menegaskan bahwa strategi pendampingan yang adaptif berkontribusi terhadap terciptanya pembelajaran robotik yang lebih efektif, inklusif, dan berpusat pada kebutuhan peserta, sekaligus memberikan gambaran praktik baik yang relevan bagi upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Copyrights © 2026