Stres akademik menjadi salah satu permasalahan yang banyak dialami siswa sehingga diperlukan upaya preventif melalui penguatan dukungan sebaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan komunikasi dasar anggota Lab's School Emphatic Club (LSEC) sebagai peer helper di SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang. Kegiatan dilaksanakan menggunakan Structured Learning Approach (SLA) melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan meliputi konsep peer helper, komunikasi empatik, active listening, validasi emosi, strategi coping adaptif, serta praktik melalui simulasi dan role-play. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan observasi keterampilan komunikasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta pada seluruh sesi pelatihan. Rerata skor meningkat dari 8,79 menjadi 21,72 pada materi pertama, dari 9,38 menjadi 20,31 pada materi kedua, serta dari sekitar 15 menjadi sekitar 38 pada praktik peer counseling. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan peningkatan yang signifikan (p < 0,05). Program LSEC berpotensi menjadi model layanan peer helper berbasis sekolah yang mendukung penguatan dukungan sosial dan mitigasi stres akademik siswa.
Copyrights © 2026