Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran dan mengidentifikasi hambatan dalam pengembangan Daya Tarik Wisata Siraman Natural Waterfall di Desa Banyuatis, Kabupaten Buleleng, berdasarkan pendekatan marketing mix 7P. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi pemasaran belum optimal. Destinasi memiliki keunggulan berupa keindahan alam dan nilai budaya, namun masih menghadapi kendala pada aspek promosi digital, kelembagaan pengelola, kapasitas sumber daya manusia, fasilitas pendukung, aksesibilitas, serta keterbatasan pendanaan akibat belum diterapkannya sistem tiket. Diperlukan penguatan kelembagaan, optimalisasi pemasaran digital, diversifikasi produk wisata, dan peningkatan fasilitas untuk mendukung daya saing dan keberlanjutan destinasi.
Copyrights © 2026