PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Vol. 6 No. 3 (2026)

HUBUNGAN ANTARA THIN IDEAL INTERNALIZATION DENGAN BODY DISSATISFACTION PADA WANITA EMERGING ADULTHOOD PENGGUNA TIKTOK

Mutya Dwi Subekti (Universitas Negeri Semarang)
Fikrotul Hanifah (Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
28 Sep 2026

Abstract

Thin ideal internalization refers to the process of internalizing beauty standards that emphasize a thin or slender body, whereas body dissatisfaction refers to negative evaluations of and dissatisfaction with one’s body shape or size. Exposure to beauty standards presented on social media, including TikTok, may be associated with both constructs. Although previous studies have demonstrated a relationship between thin ideal internalization and body dissatisfaction, research specifically examining this relationship among women in emerging adulthood who use TikTok remains limited, particularly in the context of short-form video-based social media. Therefore, this study aimed to examine the relationship between thin ideal internalization and body dissatisfaction among women in emerging adulthood who use TikTok. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional correlational design. The participants were 251 women aged 18–25 years who used TikTok for at least one hour per day, had been exposed to content related to appearance, body shape, or beauty, and followed influencer accounts related to appearance and lifestyle. Participants were selected using purposive sampling. Thin ideal internalization was measured using the Sociocultural Attitudes Towards Appearance Questionnaire–Social Media Scale (SATAQ-SM), whereas body dissatisfaction was measured using the Body Shape Questionnaire-16A (BSQ-16A). Data were analyzed using Pearson Product-Moment correlation. The results indicated a strong and significant positive relationship between thin ideal internalization and body dissatisfaction among women in emerging adulthood who use TikTok. Higher levels of thin ideal internalization were associated with higher levels of body dissatisfaction. These findings strengthen the empirical evidence regarding the relationship between the two constructs in the context of women in emerging adulthood who use TikTok and highlight the importance of critically evaluating appearance standards presented on social media. ABSTRAK Thin ideal internalization merupakan proses internalisasi standar kecantikan yang menekankan tubuh kurus atau ramping, sedangkan body dissatisfaction merupakan evaluasi negatif dan ketidakpuasan individu terhadap bentuk atau ukuran tubuhnya. Paparan konten mengenai standar kecantikan di media sosial, termasuk TikTok, diduga berkaitan dengan kedua konstruk tersebut. Meskipun penelitian sebelumnya telah menunjukkan hubungan antara thin ideal internalization dan body dissatisfaction, penelitian yang secara khusus mengkaji hubungan kedua variabel tersebut pada wanita dalam tahap emerging adulthood pengguna TikTok masih terbatas, terutama dalam konteks media sosial berbasis video pendek. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara thin ideal internalization dan body dissatisfaction pada wanita emerging adulthood pengguna TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional. Partisipan penelitian berjumlah 251 wanita berusia 18–25 tahun yang menggunakan TikTok minimal satu jam per hari, pernah melihat konten mengenai penampilan, bentuk tubuh, atau kecantikan, serta mengikuti akun influencer terkait penampilan dan gaya hidup. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Thin ideal internalization diukur menggunakan Sociocultural Attitudes Towards Appearance Questionnaire–Social Media Scale (SATAQ-SM), sedangkan body dissatisfaction diukur menggunakan Body Shape Questionnaire-16A (BSQ-16A). Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product-Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara thin ideal internalization dan body dissatisfaction pada wanita emerging adulthood pengguna TikTok. Tingkat thin ideal internalization yang lebih tinggi berkaitan dengan tingkat body dissatisfaction yang lebih tinggi. Temuan ini memperkuat bukti empiris mengenai keterkaitan kedua konstruk dalam konteks wanita emerging adulthood pengguna TikTok dan menegaskan pentingnya sikap kritis terhadap standar penampilan yang ditampilkan di media sosial.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

paedagogy

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Educational Science and ...