Fikrotul Hanifah
Universitas Negeri Semarang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

LONELINESS SEBAGAI PREDIKTOR ACADEMIC BURNOUT PADA MAHASISWA PERANTAU DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Fadlan Hilmy Rahman; Fikrotul Hanifah
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9915

Abstract

Migrant student face unique academic and psychological challenges, particularly loneliness. Loneliness is often a hidden struggle that negatively affects academic engagement and well-being, and when prolonged, may lead to academic burnout. Academic burnout is associated with decreased academic performance, loss of motivation, increased dropout risk, and long-term mental health problems. This study aims to examine loneliness as a predictor of academic burnout among migrant students at Semarang State University. Using a quantitative approach, survey data were collected from 298 students through Google Forms, with sample size determined using G-Power analysis. Data were analyzed using simple linear regression. The results indicate that loneliness has a significant positive effect on academic burnout, explaining 27.5% of its variance (R² = 0.275). No significant differences in burnout were found based on gender or organizational involvement. These findings confirm loneliness as a significant predictor of academic burnout and contribute to the understanding of migrant students’ academic experiences in the Indonesian context.
When Love Hurts: The Hidden Psychological Damage of Toxic Relationships Leading to Suicide Ideation in Early Adult Women Dhita Suparmi; Fikrotul Hanifah
About the Journal Vol 15, No 2 (2026): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v15i2.23416

Abstract

The phenomenon of toxic relationships in Indonesia indicates the existence of unhealthy relationship patterns that cause prolonged psychological stress. This study aims to examine the relationship between toxic relationships and suicide ideation in young adult women. This research uses a quantitative approach and employs a Pearson product-moment correlation analysis model with a sample of 251 participants. Data collection was carried out using the toxic relationship instrument and the Beck Scale for Suicide (BSS). The research results indicate a positive relationship between toxic relationships and suicide ideation; the higher the level of toxic relationships experienced by an individual, the higher the likelihood of suicidal thoughts. This research provides an understanding that the dynamics of toxic relationships can be a significant predictor of the emergence of suicidal ideation in young adult women.Fenomena toxic relationship di Indonesia menunjukan adanya pola hubungan tidak sehat yang menimbulkan tekanan psikologis yang berkepanjangan. Penelitian ini ditujukan untuk melihat hubungan antara toxic relationship dengan suicide ideation pada wanita dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan metode kuantitatif dan menggunakan model analisis korelasi product moment dengan 251 sampel. Pengumpulan data dilakukan memakai instrumen toxic relationship dan Beck Scale for Suicide (BSS). Hasil penelitian menyatakan terdapat hubungan positif yang signifikan antara toxic relationship terhadap suicide ideation, semakin tinggi tingkat toxic relationship yang dialami individu maka semakin tinggi kecenderungan munculnya ide bunuh diri. Penelitian ini memberikan pemahaman bahwa dinamika toxic relationship dapat menjadi prediktor yang signifikan terhadap munculnya ide bunuh diri pada wanita dewasa awal.
Pengaruh Pola Asuh Permisif terhadap Self-esteem pada Wanita yang Mengalami Kekerasan dalam Berpacaran Julliant Ghara Kharlinda; Fikrotul Hanifah
IDEA: Jurnal Psikologi Vol. 10 No. 1 (2026): IDEA: Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/idea.v10i1.101010

Abstract

This study was conducted to determine how permissive parenting styles can affect self-esteem in women who experience dating violence. Dating violence can occur due to low self-esteem, which can be influenced by, among other things, neglectful parenting styles. Therefore, this study was conducted with the aim of determining the influence of permissive parenting on the self-esteem of victims of dating violence. The research method used was quantitative with purposive sampling on 150 female students. The instruments used were the Permissive Parenting Scale (a=0.834) and the Rosenberg Self-Esteem Scale (a=0.774). The analysis technique used was descriptive and inferential statistics with correlational analysis. The results of this study found a significant influence between permissive parenting and self-esteem (r = 0.341, p<0.01). In conclusion, the higher the level of permissive parenting, the lower the self-esteem.
PENGUATAN LITERASI KELUARGA DAN KESEHATAN MENTAL IBU MELALUI DIALOGIC READING DAN WRITING THERAPY DI KOMUNITAS BACA WIJI SEMI Indrajati Kunwijaya; Najma Sana Nadhirah Hilman; Fikrotul Hanifah; Indri Ajeng Setyoningrum; Rendi Agung Febrianto; Surtini Hadi
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.261

Abstract

Rendahnya kualitas interaksi literasi dalam keluarga serta terbatasnya literasi kesehatan mental ibu menjadi tantangan dalam mewujudkan pengasuhan yang responsif dan mendukung perkembangan sosial-emosional anak. Kondisi tersebut juga ditemukan pada Komunitas Baca Wiji Semi, Desa Susukan, Kabupaten Semarang, sehingga diperlukan inovasi program yang mengintegrasikan penguatan literasi keluarga dan kesehatan mental. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan ibu dalam menerapkan Dialogic Reading serta memperkuat kemampuan pengelolaan emosi melalui Writing Therapy yang diintegrasikan dalam forum Ruang Aman Kita. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan community-based empowerment dengan sasaran 18 ibu yang memiliki anak usia sekolah dasar. Intervensi meliputi pelatihan Dialogic Reading, praktik membaca reflektif melalui program One Day One Book Plus+, Writing Therapy berbasis expressive writing, dan forum dukungan sebaya Ruang Aman Kita. Evaluasi dilakukan melalui observasi praktik, analisis tulisan reflektif, dan evaluasi diri peserta menggunakan desain sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh indikator keterampilan Dialogic Reading, dengan peningkatan tertinggi pada kemampuan menggunakan pertanyaan terbuka dari 38,9% menjadi 83,3%. Writing Therapy juga meningkatkan kemampuan ibu mengenali emosi (55,6% menjadi 88,9%), mengekspresikan perasaan melalui tulisan reflektif (44,4% menjadi 83,3%), serta menyusun strategi pengelolaan emosi yang adaptif (38,9% menjadi 77,8%). Program ini menunjukkan bahwa integrasi Dialogic Reading, Writing Therapy, dan Ruang Aman Kita efektif memperkuat praktik literasi keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran diri dan kesehatan mental ibu. Model pemberdayaan ini berpotensi direplikasi pada komunitas literasi lain sebagai upaya mendukung penguatan kualitas pengasuhan dan kesejahteraan keluarga.