ABSTRACT The utilization of social media platforms among adolescents is frequently assumed to be directly linked to their level of academic commitment in school, although this assumption requires precise empirical verification. This study aims to analyze the relationship between TikTok social media usage and the learning intensity of Grade X students at SMA Negeri 1 Kelekar. Employing a quantitative approach with a correlational design, this investigation involved the entire Grade X population of 92 students, who were designated as respondents using a total sampling technique. Data collection relied on two sets of Likert-scale questionnaires that had been tested for validity and reliability. The gathered data were processed using SPSS version 26 through simple linear regression analysis after fulfilling the parametric prerequisite tests. The analysis revealed a calculated t-value of 1.038 with a significance value of p = 0.302 at an alpha level of α = 0.05, alongside a coefficient of determination (R Square) of 0.012. These findings demonstrate that TikTok usage does not have a statistically significant relationship with student learning intensity, contributing only 1.2% to the variation in the dependent variable. Consequently, the level of student engagement on the TikTok platform cannot be positioned as a primary predictor of their learning intensity within the examined school context. ABSTRAK Pemanfaatan platform media sosial di kalangan remaja kerap diasumsikan memiliki keterkaitan langsung dengan tingkat komitmen belajar mereka di sekolah, meskipun asumsi tersebut memerlukan pembuktian empiris yang presisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial TikTok dan intensitas belajar siswa kelas X di SMA Negeri 1 Kelekar. Melalui pendekatan kuantitatif berdesain korelasional, investigasi ini melibatkan seluruh populasi siswa kelas X sebanyak 92 orang yang ditetapkan sebagai responden melalui teknik total sampling. Pengumpulan data mengandalkan dua set kuesioner berskala Likert yang telah teruji validitas serta reliabilitasnya. Data yang terkumpul diolah menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26 melalui analisis regresi linear sederhana setelah dipastikan memenuhi uji prasyarat parametrik. Hasil analisis menunjukkan nilai t-hitung sebesar 1,038 dengan nilai signifikansi p = 0,302 pada taraf α = 0,05, serta koefisien determinasi R Square sebesar 0,012. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan TikTok tidak memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan intensitas belajar siswa dan hanya memberikan kontribusi sebesar 1,2% terhadap variasi variabel terikat. Dengan demikian, tingkat keterlibatan siswa pada platform TikTok tidak dapat diposisikan sebagai prediktor utama terhadap tinggi rendahnya intensitas belajar mereka dalam konteks lingkungan sekolah yang diteliti.
Copyrights © 2026