ABSTRACT Final-year migrant university students who are single face complex academic and social dynamics because they must complete their education away from their families while living without a romantic partner. Such circumstances may be associated with experiences of loneliness, while self-esteem represents one psychological aspect relevant to understanding this experience. This study aimed to determine the relationship between self-esteem and loneliness among final-year migrant university students who are single. A quantitative approach with a correlational design was employed, involving 140 university students from various regions of Indonesia selected through purposive sampling. Participants met the criteria of being final-year students, having lived away from their hometown for more than four years, and having no romantic partner. Data were collected using the State Self-Esteem Scale (SSES) and the UCLA Loneliness Scale Version 3, and were analyzed using the Spearman Rank Order correlation. The results revealed a significant positive relationship between self-esteem and loneliness (r = 0.309; p < 0.001). The weak strength of the relationship indicates that higher levels of self-esteem were associated with higher levels of loneliness, although the relationship was insufficient to comprehensively explain students’ experiences of loneliness. These findings highlight the need for contextual psychological and social support for final-year migrant university students. ABSTRAK Mahasiswa perantau tingkat akhir yang berstatus single menghadapi dinamika akademik dan sosial yang kompleks karena harus menyelesaikan tuntutan pendidikan jauh dari keluarga serta menjalani kehidupan tanpa pasangan romantis. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan munculnya loneliness, sementara self-esteem menjadi salah satu aspek psikologis yang relevan untuk dikaji dalam pengalaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dan loneliness pada mahasiswa perantau tingkat akhir berstatus single. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan korelasional dan melibatkan 140 mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Responden memenuhi kriteria sebagai mahasiswa tingkat akhir, telah merantau lebih dari empat tahun, dan tidak memiliki pasangan romantis. Data dikumpulkan menggunakan State Self-Esteem Scale (SSES) dan UCLA Loneliness Scale Version 3, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rank Order. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-esteem dan loneliness (r = 0,309; p < 0,001). Kekuatan hubungan yang lemah menunjukkan bahwa tingkat self-esteem yang lebih tinggi berkaitan dengan tingkat loneliness yang lebih tinggi, tetapi hubungan tersebut tidak cukup kuat untuk menjelaskan pengalaman loneliness secara menyeluruh. Temuan ini menegaskan perlunya dukungan psikologis dan sosial yang kontekstual bagi mahasiswa perantau tingkat akhir.
Copyrights © 2026