Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN IDENTIFIKASI DAN ASESMEN PADA GURU KELAS SEKOLAH DASAR INKLUSI Doddy Hendro Wibowo; Dewita Karema Sarajar; Esther Jacobus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.535 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9188

Abstract

Abstrak: Kota Salatiga mencanangkan diri sebagai Kota Pendidikan Inklusi, namun hingga saat ini masih terdapat berbagai kendala di lapangan. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan asesmen dan identifikasi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) pada Guru Kelas di sekolah inklusi. Kegiatan ini bekerjasama dengan lembaga mitra Yayasan Gadah Ati Salatiga. Kegiatan dilakukan dengan model Workshop. Diawali dengan memahami kembali tentang definisi pendidikan inklusi, dan menganalisa kendala di lapangan. Kemudian dilanjutkan dengan strategi untuk identifikasi dan asesmen bagi PDBK, klasifikasi kebutuhan khusus, dan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi. Partisipan dalam kegiatan ini adalah guru kelas di Sekolah Dasar Inklusi yang berjumlah 43 orang. Hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan sebesar 8,94% nilai rata-rata antara sebelum dan sesudah pelatihan. Saran untuk kegiatan selanjutnya yakni Fakultas Psikologi UKSW dan Pemerintah Kota Salatiga dapat melakukan kerja sama untuk memberikan pelatihan dengan tema serupa dan melibatkan stakeholders lainnya.Abstract: Salatiga has declared itself as a City of Inclusive Education, but until now there are still obstacles in the field. The purpose of this Community Service activity is to improve the ability to assess and identify Students with Special Needs (PDBK) in Class Teachers in inclusive schools. This activity is in collaboration with partner institutions, Gadah Ati Foundation, Salatiga. The Workshop activity begins with a re-understanding of the definition of inclusive education, and analyzing the constraints in the field. Then proceed with strategies for identification and assessment for PDBK, classification of special needs, and ended with a questions and answers session and discussion. The participants in this activity were class teachers at the Inclusive Elementary School, totaling 43 people. The results of the activity can be concluded that there is an increase by 8,94% in the average value between before and after training. A suggestion for the next activity is that Faculty Psychology SWCU and the Government can work together to provide training with a similar theme and involve other stakeholders.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Rantau Asal Toraja Di Salatiga Nari Liling; Dewita Karema Sarajar
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i1.4701

Abstract

Being a student who will continue his education as a student after finishing high school will be a new experience in adjusting to students because it requires adjustment in a new environment. One of the factors that support adjustment in a new environment is social support from peers. The purpose of this study was to find out the relationship between peer social support and adjustment in overseas students from Toraja in Salatiga, class of 2021 & 2022. This study used a quantitative method with a sampling technique, namely a type of non-probability sampling. The samples taken amounted to 103 students. The data collection in this study was carried out using a peer social support scale with a Cronbach Alpha value of 0.923 and a self-adjustment scale with a Cronbach Alpha value of 0.734. The results showed that there was a positive relationship between peer social support and self-adjustment among overseas students from Toraja. The Pearson correlation number is positive, which is equal to 0.243, so the direction of the relationship variable is positive or interconnected, which means that social support has a relationship with self-adjustment. The higher the peer social support, the higher the student's self-adjustment. Kata kunci: Peer social support, self-adjustment, overseas students
Hubungan Antara Self-Regulated Learning dengan Stres Akademik Pada Penyelesaian Tugas Akhir Mahasiswa Tingkat Akhir Di Kota Salatiga Insania Ardila; Dewita Karema Sarajar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6689

Abstract

Stres akademik merupakan salah satu problematika yang mempengaruhi psikologis mahasiswa pada penyelesaian tugas akhir/skripsi dan cenderung mengakibatkan ketegangan emosional mahasiswa. Selain itu, stres akademik dapat mempengaruhi kognitif, afektif, fisiologis, dan perilaku mahasiswa. Self-regulated learning merupakan usaha aktif mahasiswa dalam menyelesaikan segala bentuk kegiatan yang berkaitan dengan akademik. Self-regulated learning mahasiswa pada penyelesaian tugas akhir identik dengan proses kemandirian mahasiswa yang berkaitan dengan pengaturan kognisi, perilaku, dan motivasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara self-regulated learning dengan stres akademik pada penyelesaian tugas akhir mahasiswa tingkat akhir di kota Salatiga. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir di kota Salatiga yang sedang melakukan penyelesaian tugas akhir/skripsi. Sampel pada penelitian yaitu mahasiswa angkatan tahun 2017, 2018, 2019, 2020. Responden yang berpartisipasi pada penelitian ini sebanyak 119 responden. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala self-regulated learning dan stres akademik. Analisi data pada penelitian ini adalah Pearson Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan negatif yang signifikan antara self-regulated learning dengan stres akademik pada penyelesaian tugas akhir mahasiswa tingkat akhir di kota Salatiga, dengan hasil r = - 0,051 dan p = 0,293.
Studi Komparatif Regulasi Diri dalam Belajar pada Mahasiswa yang Bekerja dan Mahasiswa yang tidak Bekerja Prabawaningrum, Anita Budi; Sarajar, Dewita Karema
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v14i2.9914

Abstract

Undergraduate students should ideally focus on their academic achievements; however, it is currently expected to find undergraduates who work while attending college. Regardless of whether students work while attending college, students must have self-regulation in learning to follow the learning process effectively. This is because learning in the realm of higher education relies on students' independence. This research aims to determine the differences in self-regulation in learning between working and non-working undergraduate students. The research method used is quantitative comparative with the Independent sample t-test analysis method. In this study, 316 students, comprising 158 working students and 158 non-working students, participated in this research using convenience sampling. The scale used in this study is the Self-Regulation in Learning Scale (α = 0.901). This research found no significant difference in self-regulation in learning between working and non-working students, with a significance level of 0.275 (p > 0.05). This means that the hypothesis in this research is rejected. Working students have higher categories in motivation, behavior, and context aspects. Meanwhile, non-working students tend to score higher in the cognition aspect. The findings of this research also provide an overview that external conditions of students do not significantly affect self-regulation in learning.
Hubungan Self-Esteem Dengan Public Speaking Anxiety Pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Di Kota Salatiga Jonathan Kent Setyanto; Dewita Karema Sarajar
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dan public speaking anxiety pada siswa SMA di Kota Salatiga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif desain korelasional. Sampel penelitian yaitu 270 siswa SMA yang diambil dari 4 sekolah. Instrumen yang digunakan yaitu RSES (Rosenberg Self Esteem Scale) dengan reliabilitas sebesar 0.849 dan skala PRPSA (Personal Report of Public Speaking Anxiety) dengan hasil reliabilitas sebesar 0.956. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self esteem dan public speaking anxiety, yaitu r = -.0355 (p < 0.01). Artinya, semakin tinggi tingkat self esteem siswa, semakin rendah tingkat public speaking anxiety yang mereka alami, dan sebaliknya. Rata-rata partisipan dalam penelitian ini memiliki self esteem pada kategori sedang, yaitu sebanyak 108 siswa (40%) dan memiliki public speaking anxiety pada kategori sedang, yaitu sebanyak 118 siswa (42.96%). Siswa yang memiliki self esteem tinggi dapat mengurangi risiko tingginya public speaking anxiety, dan sebaliknya. Kata kunci: self esteem, public speaking anxiety, siswa SMA
Hubungan Self-Efficacy dan Kecemasan Menghadapi SNBT 2023 Esi Lacosta; Dewita Karema Sarajar
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.6155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dan kecemasan dalam menghadapi SNBT 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 422 individu berusia 17-25 tahun di Indonesia yang telah mengikuti SNBT 2023 yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Skala yang digunakan yaitu General Self-efficacy Scale oleh Bandura dengan reliabilitas 0,864 dan skala kecemasan oleh Cassady & Johnson dengan reliabilitas 0,894. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data, yaitu analisis deskriptif, uji normalitas, uji linearitas dan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara self-efficacy dengan kecemasan dalam menghadapi SNBT 2023 dengan nilai koefisien korelasi -0,223. (p<0,05). Rata-rata partisipan dalam penelitian ini memiliki self-efficacy yang tinggi, yaitu sebanyak 306 partisipan (72,5%) dan memiliki kecemasan pada tingkat sedang, yaitu sebanyak 239 partisipan (56,6%). Individu yang memiliki self-efficacy yang tinggi akan memiliki kecemasan yang rendah ketika menghadapi SNBT 2023 dan sebaliknya. Kata kunci: efikasi diri, kecemasan menghadapi ujian, seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT) 2023
Hubungan Konsep Diri Dengan Konformitas Pada Siswa SMA Yang Mengonsumsi Minuman Alkohol di Sulawesi Utara Adinda Lisa Sofia Marasut; Dewita Karema Sarajar
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6168

Abstract

Konsumsi alkohol menjadi gaya hidup di kalangan remaja, sehingga perlu adanya pemahaman terkait konsep diri dan konformitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan konformitas pada siswa SMA yang mengonsumsi minuman alkohol di Sulawesi Utara. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Terdapat 164 siswa sebagai responden penelitian ini yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Self-Concept Questionnaire dan Conformity Scale. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara konsep diri dengan konformitas, dimana nilai r = -.511 dengan nilai Sig. (1-tailed) = <0.001 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi konsep diri yang dimiliki maka tingkat konformitas akan semakin rendah, sebaliknya semakin rendah konsep diri yang dimiliki maka akan semakin tinggi tingkat konformitas pada siswa SMA yang mengonsumsi alkohol di Sulawesi Utara. Kata kunci: konsep diri, konformitas, siswa SMA, alkohol
Konsep Diri Dan Kematangan Karier Siswa Kelas XII SMA Di Kabupaten Semarang Feni Febrianti; Dewita Karema Sarajar
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6463

Abstract

Siswa kelas XII SMA dihadapkan pilihan dalam menentukan karier. Dengan demikian, perlu memiliki konsep diri yang baik untuk mencapai kematangan karier. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan kematangan karier pada siswa kelas XII SMA di Kabupaten Semarang. Metode penelitian secara kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan data melalui kuesioner dengan skala likert pada 200 partisipan dengan Teknik quota sampling. Metode analisis data yang digunakan uji korelasi Spearman's Rho. Terdapat dua skala dalam penelitian, yaitu skala konsep diri dan skala kematangan karier. Hasil penelitian ini terdapat korelasi sebesar 0,307 dan nilai signifikansi 0.000 (p < 0,05). Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif antara konsep diri dan kematangan karier. Artinya apabila konsep diri tinggi maka kematangan karier juga tinggi begitupun sebaliknya. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan guru BK memfasilitasi siswa dalam membentuk konsep diri yang baik sehingga dapat memiliki kematangan karier yang baik. Kata kunci: konsep diri, kematangan karier, siswa SMA
Peran Orientasi Budaya dalam Berkarier Wirausaha pada Siswa SMK Wibowo, Doddy Hendro; Sarajar, Dewita Karema
Jurnal Psikologi Integratif Vol. 11 No. 2 (2023): Psikologi Integratif
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpsi.v11i2.2783

Abstract

Entrepreneurship is a potential job that still has the opportunity to be developed. The purpose of this study was to determine whether there is an influence of cultural orientation and gender on entrepreneurial careers. Researchers use purposive sampling method, involving 347 Vocational High School (SMK) students consisting of 180 male students (51.87%) and 167 female students (48.12%). The researcher used the High School Student Entrepreneurial Orientation Scale and the Cultural Orientation Scale. The results of this study indicate the influence of cultural orientation on entrepreneurship in vocational students. The results also showed that there was no difference in entrepreneurial interest between male and female students. The practical implication of the results of this study is that the vertical and horizontal collective cultural orientation factors have a role in building entrepreneurial interest among teenagers. 
Harmoni budaya: dukungan keluarga dalam membangun prestasi mahasiswa melalui tradisi rambu Solo Palungan, Glori Debora; Sarajar, Dewita Karema
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202423860

Abstract

Masyarakat Toraja, dengan warisan budaya yang mendalam, dengan teguh menjaga tradisi mereka, termasuk upacara Rambu Solo', sebagai gaya hidup yang turun-temurun. Rambu Solo', juga dikenal sebagai ritual kematian suku Toraja, didasarkan pada keyakinan leluhur mereka, yang diperintah oleh filsafat "Aluk Todolo". Upacara sakral ini, yang integral dalam budaya Toraja, menuntut sumber daya dan partisipasi yang signifikan dari keluarga, sering kali mengakibatkan prioritas lebih tinggi dibandingkan pendidikan dan masa depan anak-anak mereka. Di tengah Rambu Solo', beberapa keluarga tertentu, terutama yang berjuang mempertahankan status sosial mereka, berhadapan dengan dilema mendukung pendidikan anak-anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan sosial orang tua yang melakukan pesta adat Rambu Solo’ dengan motivasi berprestasi mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan yang normal antara dukungan sosial orang tua yang melakukan pesta adat Rambu Solo’ dengan motivasi berprestasi mahasiswa. Berdasarkan hasil uji perhitungan korelasi dimana nilai r sebesar 0,441 dengan signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Dengan demikian, motivasi berprestasi mahasiswa akan meningkat apabila dengan banyaknya dukungan sosial orang tua yang di rasakan
Co-Authors Ade Christian Dillak Adinda Lisa Sofia Marasut Aginda, Odelia Sabrina Putri Ancilla Carolina Kartijoso Angelie Mutiara Pinka Poluakan Anjellina Kalistsya Cristhy Ardyanta, Daniel Diky Budhi Kristianto C. Leuwol, Sylvie Christiana Hari Soetjiningsih Cintya Widyastuti Jianto, Debora Cristovani Denavia Dani Aji Kartiko Doddy Hendro Wibowo Eden Anthonius Hadadi Erin Claudia Lewerissa Esi Lacosta Esther Jacobus Eunike Lisi Cintani Putri Febrianti, Feni Feni Febrianti Giarto, Nicky Angelica Giner Maslebu Glorya Cipta Husada Nusantara Grilisya Mayestica Tabangge Gumilanggeng, Lima Mash Liberty Hadadi, Eden Anthonius Hans Marcellino Santoso Hapsari, Qanaya Ratih Hermanto Abraham, Rendy Hindriyanto Dwi Purnomo Hombokau, Zefanya Mikha Indra Wisnu Wibisono Insania Ardila Jonathan Kent Setyanto Kamulyan, Alvino Diri Karams, Chantika Adventzia Theresia Kathryn Trifosa Hutabarat Keisya Shaskia Dea Fanda Kristianus Doni Baruna Marandof Lacosta, Esi Leony Anastasya Paath Marasut, Adinda Lisa Sofia marsseda, salsabila agustine Meilina Dwi Kurniawati Melalondo, Militya Christy Mirando Abram Pakasi Monintja, Gloria Kumaat Nahusona, Ferry Nari Liling Narita Kristi Adya Mahanani Natasha Arwen Mandeij Nikerson, Stefanus Anggoro Ninda Graciella Parrangan Putri Novendra, Ilham Novriest Umbu Walangara Nau Palungan, Glori Debora Paulus, Margaritha Serlin Peni Pratiwi Picauly, Irma Amy Prabawaningrum, Anita Budi Proboweni, Dinda Iswari Putri Lorensia Sitepu Romadhoni, Nofrida Tiar Ayu ROSSA YUNITA Salim, Jovanka Tirsa Florensia Sampoerno Selmi Belastrik Mangampa Sembiring, Juliana Karina Sembiring, Yemima Claudya br Setyanto, Jonathan Kent Sherly Shava Nathaniella Sinadia, Juan Gabriel Claudio Sulistyorini, Marella Ardelia Suwuh, Aaron Aditya Tamon, Putri Ivana Kezia Teguh Wahyono Vivianti, Debora Yuli Agung Suprabowo, Gunawan