Psychological test adaptation requires more than literal translation because construct equivalence and psychometric evidence must be examined before an instrument is used in a new cultural setting. This study aimed to adapt the Lakaev Academic Stress Response Scale-2 (LASRS-2) into Indonesian and to examine preliminary evidence of its reliability and construct validity among undergraduate students. The adaptation involved forward translation, translation synthesis, back-translation, expert review, readability testing, pilot testing, and psychometric evaluation. ThePilot study involved 172 undergraduate students from the Faculty of Psychology at University X, with data collected using convenience sampling.. The original 26-item instrument represents four domains: affective, behavioral, cognitive, and physiological. Overall internal consistency was high, with omega of 0.920 and alpha of 0.919. However, the four-factor confirmatory factor analysis did not demonstrate adequate model fit (χ² = 491.843; df = 293; CFI = 0.892; TLI = 0.880; RMSEA = 0.063; SRMR = 0.063). These findings indicate strong internal consistency but insufficient evidence for construct validity and discriminant validity. The Indonesian LASRS-2 should therefore be considered a preliminary adaptation requiring item refinement, replication in a more heterogeneous sample, and further factor-analytic investigation before use in confirmatory research. ABSTRAK Adaptasi alat ukur psikologis ke dalam konteks bahasa dan budaya baru memerlukan lebih dari sekadar penerjemahan, karena kesetaraan konstruk dan bukti psikometrik perlu dipastikan sebelum instrumen digunakan. Penelitian ini bertujuan mengadaptasi Lakaev Academic Stress Response Scale-2 (LASRS-2) ke dalam Bahasa Indonesia dan mengevaluasi reliabilitas serta validitas konstruknya pada mahasiswa program sarjana. Adaptasi dilakukan melalui forward translation, sintesis terjemahan, back-translation, expert review, uji keterbacaan, pilot testing, dan evaluasi psikometrik. Uji coba melibatkan 172 mahasiswa program sarjana di Fakultas Psikologi Universitas X dengan teknik pengambilan data menggunakan convenience sampling. Instrumen awal terdiri atas 26 butir yang merepresentasikan empat domain, yaitu afektif, behavioral, kognitif, dan fisiologis. Reliabilitas internal keseluruhan menunjukkan koefisien omega 0.920 dan alpha cronbach 0.919. Namun, model empat faktor yang diuji melalui confirmatory factor analysis belum menunjukkan kecocokan yang memadai (χ² = 491.843; df = 293; CFI = 0.892; TLI = 0.880; RMSEA = 0.063; SRMR = 0.063). Temuan ini menunjukkan bahwa LASRS-2 versi Bahasa Indonesia memiliki konsistensi internal yang kuat, tetapi bukti validitas konstruk dan diskriminasi antar dimensinya masih belum memadai. Versi ini lebih tepat dipandang sebagai instrumen adaptasi awal yang memerlukan penyempurnaan item, replikasi pada sampel yang lebih heterogen, serta pengujian faktor lanjutan sebelum digunakan untuk penelitian konfirmatori.
Copyrights © 2026