ABSTRAK Entrepreneurial mindset merupakan aspek penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam mengenali peluang kewirausahaan dan menentukan arah karier setelah lulus. Penelitian ini bertujuan menganalisis entrepreneurial mindset siswa berdasarkan karakteristik demografis, pengalaman kewirausahaan, dan orientasi karier. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 275 siswa kelas XI SMK Saraswati Kota Salatiga. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur entrepreneurial mindset dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa entrepreneurial mindset, elaborating mindset, dan implementing mindset siswa berada pada kategori sedang. Karakteristik demografis menunjukkan hubungan yang beragam. Jurusan dan pekerjaan ayah/wali laki-laki memiliki hubungan atau kontribusi signifikan pada beberapa aspek entrepreneurial mindset, sedangkan usia, jenis kelamin, status kewirausahaan orang tua, dan pekerjaan ibu/wali perempuan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Pengalaman mengikuti pelatihan kewirausahaan berkorelasi positif dengan entrepreneurial mindset dan kedua dimensinya, sedangkan pengalaman menjalankan usaha menunjukkan hubungan yang lebih kuat serta berkontribusi positif dan signifikan terhadap entrepreneurial mindset, elaborating mindset, dan implementing mindset. Orientasi karier juga menunjukkan hubungan yang berbeda berdasarkan pilihan karier, dengan hubungan positif pada orientasi kuliah sambil berwirausaha dan berwirausaha. Temuan ini menunjukkan bahwa entrepreneurial mindset siswa lebih berkaitan dengan pengalaman kewirausahaan dan orientasi karier dibandingkan karakteristik demografis. ABSTRACT Entrepreneurial mindset merupakan aspek penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam mengenali peluang kewirausahaan dan menentukan arah karier setelah lulus. Penelitian ini bertujuan menganalisis entrepreneurial mindset siswa berdasarkan karakteristik demografis, pengalaman kewirausahaan, dan orientasi karier. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 275 siswa kelas XI SMK Saraswati Kota Salatiga. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur entrepreneurial mindset dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa entrepreneurial mindset, elaborating mindset, dan implementing mindset siswa berada pada kategori sedang. Karakteristik demografis menunjukkan hubungan yang beragam. Jurusan dan pekerjaan ayah/wali laki-laki memiliki hubungan atau kontribusi signifikan pada beberapa aspek entrepreneurial mindset, sedangkan usia, jenis kelamin, status kewirausahaan orang tua, dan pekerjaan ibu/wali perempuan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Pengalaman mengikuti pelatihan kewirausahaan berkorelasi positif dengan entrepreneurial mindset dan kedua dimensinya, sedangkan pengalaman menjalankan usaha menunjukkan hubungan yang lebih kuat serta berkontribusi positif dan signifikan terhadap entrepreneurial mindset, elaborating mindset, dan implementing mindset. Orientasi karier juga menunjukkan hubungan yang berbeda berdasarkan pilihan karier, dengan hubungan positif pada orientasi kuliah sambil berwirausaha dan berwirausaha. Temuan ini menunjukkan bahwa entrepreneurial mindset siswa lebih berkaitan dengan pengalaman kewirausahaan dan orientasi karier dibandingkan karakteristik demografis.
Copyrights © 2026